Enam Program CSR Grup PHI Raih Penghargaan Dunia, Dari Sekolah Terapung hingga Pengolahan Limbah Tali Kapal

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Enam program CSR unggulan Grup PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih penghargaan internasional pada ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok, Thailand. (Foto: PT PHI)
Enam program CSR unggulan Grup PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih penghargaan internasional pada ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok, Thailand. (Foto: PT PHI)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Enam Program CSR Grup PHI Raih Penghargaan Dunia, Dari Sekolah Terapung hingga Pengolahan Limbah Tali Kapal

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Enam program CSR unggulan Grup PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih penghargaan internasional pada ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok, Thailand. (Foto: PT PHI)
Enam program CSR unggulan Grup PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih penghargaan internasional pada ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok, Thailand. (Foto: PT PHI)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Enam Program CSR Grup PHI Raih Penghargaan Dunia, Dari Sekolah Terapung hingga Pengolahan Limbah Tali Kapal

Enam program CSR unggulan Grup PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih penghargaan internasional pada ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok, Thailand. (Foto: PT PHI)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan 

BALIKPAPAN - Program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) milik Grup PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali mencuri perhatian dunia internasional. 

Tak tanggung-tanggung, enam program unggulan dari wilayah operasi Kalimantan berhasil membawa pulang penghargaan dalam ajang The 18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok, Thailand.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan migas nasional itu tidak hanya berdampak di tingkat lokal, tetapi juga diakui secara global karena dinilai inovatif, berkelanjutan, dan mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

Ajang internasional yang berlangsung pada 23-24 April 2026 itu mempertemukan berbagai perusahaan dunia dengan penilaian ketat dari para ahli CSR dan ESG. 

Program-program milik anak perusahaan dan afiliasi PHI berhasil menonjol karena menyentuh berbagai isu penting, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, hingga pengelolaan lingkungan.

Manager Communication, Relations & CID (CRC) PHI, Dony Indrawan mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menempatkan prinsip keberlanjutan sebagai bagian utama dari kegiatan operasional.

"Pencapaian ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam mengarusutamakan praktik tanggung jawab sosial dan prinsip keberlanjutan sebagai fondasi utama dalam setiap lini kegiatan operasi perusahaan," ucap Dony dalam keterangan press release, Kamis (7/5/2026).

Ia menegaskan, perusahaan terus berkomitmen menjalankan CSR sebagai implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan Environment, Social, and Governance (ESG).

"Kami percaya bahwa keberlanjutan produksi migas di masa depan ditentukan oleh keberhasilan dalam menerapkan prinsip-prinsip ESG dalam seluruh kegiatan operasi dan bisnis perusahaan," tambahnya.

Salah satu program yang paling menyita perhatian adalah Sekolah Negeri Terapung milik PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Program ini meraih predikat Platinum dalam kategori Excellence In Provision Of Literacy & Education Award karena dinilai berhasil meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah pesisir Delta Mahakam.

Head of CRC Zona 8, Achmad Krisna Hadiyanto menyebut pendidikan menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang mandiri dan berwawasan luas.

"Kami meyakini pendidikan sebagai salah satu fondasi utama untuk membangun masyarakat yang mandiri dan berwawasan luas, serta menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang," katanya.

Selain pendidikan, penghargaan juga diraih program pemberdayaan perempuan SEKARA JIRAK milik PEP Tanjung Field yang memperoleh predikat Platinum kategori Best Empowerment Woman.

Sementara itu, PEP Sangasanga Field juga membawa pulang Platinum melalui program Prokesmas Puja yang fokus pada pemberantasan TBC dan stunting. 

Adapun PEP Sangatta Field meraih Bronze lewat program ECO STEP Semberah yang mengembangkan pertanian organik berkelanjutan.

Di sektor lingkungan, PHSS meraih dua penghargaan melalui program BIO KOSMO dan BALANIPA RECYCLE. 

Menariknya, BALANIPA RECYCLE berhasil mengubah limbah tali kapal bekas menjadi produk bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.

Head of CRC Zona 9, Dharma Saputra mengatakan keberhasilan itu lahir dari kolaborasi erat antara perusahaan, masyarakat, pemerintah daerah, hingga pelaku UMKM.

"Kolaborasi menjadi fondasi utama dalam setiap inisiatif yang kami jalankan. Kami melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari penerima manfaat, pelaku UMKM hingga BUMDes dalam merancang dan mengimplementasikan program CSR," ungkap Dharma.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif tersebut membuat program tidak hanya berjalan sesaat, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat sekitar wilayah operasi perusahaan.

Keberhasilan program-program tersebut juga turut mengantarkan perusahaan meraih penghargaan PROPER Hijau 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup RI melalui program ECO STEP Semberah milik PEP Sangatta Field.

Capaian internasional ini sekaligus mempertegas bahwa program CSR perusahaan migas kini tak lagi sekadar kegiatan sosial biasa, melainkan menjadi strategi pembangunan berkelanjutan yang mampu mengubah persoalan lingkungan dan sosial menjadi peluang pemberdayaan masyarakat.