Dapur SPPG Polres Kutim Segera Beroperasi, Siap Layani Ribuan Warga

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Polres Kutim saat simulasi dapur MBG miliknya. (Foto: Dok Polres Kutim)
Polres Kutim saat simulasi dapur MBG miliknya. (Foto: Dok Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dapur SPPG Polres Kutim Segera Beroperasi, Siap Layani Ribuan Warga

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Polres Kutim saat simulasi dapur MBG miliknya. (Foto: Dok Polres Kutim)
Polres Kutim saat simulasi dapur MBG miliknya. (Foto: Dok Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dapur SPPG Polres Kutim Segera Beroperasi, Siap Layani Ribuan Warga

Polres Kutim saat simulasi dapur MBG miliknya. (Foto: Dok Polres Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA – Dapur Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Kutai Timur (Kutim) mulai menjalani simulasi operasional guna memastikan kesiapan pelayanan bagi ribuan penerima manfaat menjelang operasional perdana pada 11 Mei 2026. 

Simulasi yang digelar di dapur SPPG Jalan Jenderal Sudirman, Sangatta Utara, dipimpin langsung Wakapolres Kutim, Ahmad Abdullah bersama jajaran Pejabat Utama Polres Kutim, Bhayangkari Cabang Kutim, serta perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam kegiatan tersebut, seluruh alur kerja dapur diuji mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, pencucian, proses pengolahan makanan, pengemasan hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

Selain itu, aspek higienitas dan keamanan pangan juga menjadi fokus utama. Seluruh petugas diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap guna menjaga kualitas makanan yang diproduksi tetap aman dan layak konsumsi.

Wakapolres Kutim, Kompol Ahmad Abdullah mengatakan simulasi dilakukan sebagai langkah evaluasi awal sebelum dapur resmi beroperasi melayani sekitar 1.410 penerima manfaat.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan teknis sekaligus evaluasi awal agar seluruh sistem berjalan optimal. Kami ingin memastikan dapur SPPG Polres Kutim benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada simulasi tersebut juga dilakukan food testing atau uji coba makanan bersama jajaran Polres Kutim dan Bhayangkari guna memastikan standar gizi dan keamanan makanan terpenuhi sebelum disalurkan kepada masyarakat.

Dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Kutim nantinya diproyeksikan mampu memproduksi hingga 2.500 sampai 3.000 porsi makanan per hari dengan dukungan fasilitas dapur modern dan sistem pengelolaan terstandarisasi.

Menurut Ahmad Abdullah, keberadaan dapur SPPG menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program pemenuhan gizi masyarakat sekaligus peningkatan kualitas kesehatan.

“Program ini bukan hanya tentang penyediaan makanan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan gizi yang sehat, aman, dan layak konsumsi,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara Polri, Bhayangkari, dan Badan Gizi Nasional dapat terus diperkuat agar program pelayanan gizi tersebut berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan keberadaan SPPG benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kutim,” pungkasnya.