Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan
TANJUNG REDEB – Upaya meningkatkan kualitas gizi anak terus menjadi perhatian kalangan DPRD Berau. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mendorong masyarakat agar membiasakan konsumsi ikan sejak dini sebagai langkah mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mencegah stunting.
Menurutnya, Kabupaten Berau memiliki potensi perikanan yang sangat besar, baik dari hasil tangkapan laut maupun budidaya. Namun, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk meningkatkan pola konsumsi ikan di tengah masyarakat.
“Ikan memiliki kandungan protein dan nutrisi yang sangat baik untuk anak. Selain membantu pertumbuhan fisik, kandungan omega-3 juga penting untuk perkembangan otak,” ujarnya.
Ia menilai, gerakan gemar makan ikan perlu terus diperkuat melalui sosialisasi yang melibatkan berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga sekolah, tenaga kesehatan, hingga lingkungan keluarga memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan makan sehat pada anak.
Subroto menegaskan, peran orang tua menjadi faktor utama dalam membiasakan anak mengonsumsi ikan sebagai menu harian. Menurutnya, pola makan sehat harus mulai diterapkan dari lingkungan keluarga agar anak terbiasa memilih makanan bergizi.
Selain itu, dirinya juga mendorong adanya inovasi dalam pengolahan makanan berbahan dasar ikan agar lebih menarik bagi anak-anak. Dengan penyajian yang kreatif dan variatif, ia optimistis minat konsumsi ikan dapat meningkat.
“Kalau diolah dengan baik, ikan bisa menjadi makanan favorit anak-anak. Ini perlu didorong bersama supaya anak tidak selalu bergantung pada makanan cepat saji,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan gemar makan ikan juga sejalan dengan program pemerintah dalam menekan angka stunting yang masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah di Berau.
Dengan asupan gizi yang cukup dan seimbang, diharapkan anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing di masa depan. (Adv)



