Tersesat di Hutan Wisata Binusan, Dua Pelajar Perempuan Berhasil Dievakuasi Tim BPBD dan Basarnas

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kedua pelajar yang berhasil ditemukan oleh tim gabungan Basarnas Nunukan dan BPBD Nunukan di Hutan Lindung Binusan. (Foto: Diskominfotik Nunukan)
Kedua pelajar yang berhasil ditemukan oleh tim gabungan Basarnas Nunukan dan BPBD Nunukan di Hutan Lindung Binusan. (Foto: Diskominfotik Nunukan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tersesat di Hutan Wisata Binusan, Dua Pelajar Perempuan Berhasil Dievakuasi Tim BPBD dan Basarnas

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kedua pelajar yang berhasil ditemukan oleh tim gabungan Basarnas Nunukan dan BPBD Nunukan di Hutan Lindung Binusan. (Foto: Diskominfotik Nunukan)
Kedua pelajar yang berhasil ditemukan oleh tim gabungan Basarnas Nunukan dan BPBD Nunukan di Hutan Lindung Binusan. (Foto: Diskominfotik Nunukan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tersesat di Hutan Wisata Binusan, Dua Pelajar Perempuan Berhasil Dievakuasi Tim BPBD dan Basarnas

Kedua pelajar yang berhasil ditemukan oleh tim gabungan Basarnas Nunukan dan BPBD Nunukan di Hutan Lindung Binusan. (Foto: Diskominfotik Nunukan)

Reporter: Diansyah | Editor: Bambang Irawan

NUNUKAN – Dua pelajar perempuan yang dilaporkan tersesat di kawasan Hutan Wisata Binusan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat berkat respons cepat lintas instansi usai korban menghubungi layanan Call Center 112, Minggu (10/5/2026).

Peristiwa tersebut bermula saat petugas Call Center 112, Daniel Sumari, menerima panggilan darurat sekitar pukul 16.32 WITA dari seorang pelajar yang meminta bantuan karena dirinya bersama seorang rekannya tersesat di kawasan wisata alam tersebut.

Usai menerima laporan, petugas segera meneruskan informasi ke grup koordinasi darurat untuk mempercepat proses penanganan. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan bersama Basarnas langsung merespons laporan tersebut dengan bergerak menuju lokasi pencarian.

Personel BPBD yang saat itu berada tidak jauh dari kawasan Binusan segera melakukan penyisiran di area hutan. Berdasarkan data yang diterima petugas call center, korban diketahui merupakan dua pelajar perempuan berusia 16 dan 17 tahun.

Kondisi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran mengingat kawasan hutan yang cukup lebat serta berpotensi membahayakan keselamatan korban, terlebih keduanya masih berusia remaja.

Namun, berkat koordinasi yang cepat dan terintegrasi, kedua pelajar tersebut akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 17.46 WITA oleh personel BPBD bersama pengelola Wisata Air Terjun Binusan.

Setelah ditemukan, keduanya langsung dievakuasi ke lokasi aman untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut. Tidak ada laporan korban mengalami luka serius dalam peristiwa tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotik), Arif Budiman mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan penyelamatan tersebut.

Menurutnya, kejadian ini menjadi bukti nyata pentingnya keberadaan layanan darurat 112 sebagai sarana cepat bagi masyarakat untuk memperoleh bantuan saat menghadapi situasi darurat.

“Ini bukti nyata bahwa satu nomor darurat bisa menyelamatkan nyawa. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi 112 apabila menghadapi keadaan darurat,” ujarnya.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan wisata alam, terutama di area hutan yang memiliki medan cukup sulit. Di sisi lain, respons cepat petugas dan koordinasi lintas instansi dinilai berhasil mencegah potensi bahaya yang lebih besar terhadap keselamatan korban.