Campus League Siap Digelar Kembali  di Samarinda di Tengah Minimnya Antusias Universitas sebagai Peserta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
CEO Campus League, Ryan Gozali. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
CEO Campus League, Ryan Gozali. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Campus League Siap Digelar Kembali  di Samarinda di Tengah Minimnya Antusias Universitas sebagai Peserta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
CEO Campus League, Ryan Gozali. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
CEO Campus League, Ryan Gozali. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Campus League Siap Digelar Kembali  di Samarinda di Tengah Minimnya Antusias Universitas sebagai Peserta 

CEO Campus League, Ryan Gozali. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA - Campus League dipastikan kembali hadir di Samarinda dengan menghadirkan berbagai cabang olahraga (cabor) tingkat mahasiswa. 

Setelah sukses menggelar basket regional perdana di Kota Tepian, penyelenggara kini menyiapkan kompetisi lanjutan untuk badminton hingga futsal.

CEO Campus League, Ryan Gozali, mengatakan penyelenggaraan perdana di Samarinda memang masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk antusiasme dari universitas. 

Pada Campus League Basketball Regional Samarinda Season 1, panitia sebenarnya membuka kuota hingga 16 tim. Namun, hanya empat tim dari empat perguruan tinggi yang ikut ambil bagian, yaitu Universitas Mulawarman, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Politeknik Negeri Samarinda dan Politeknik Negeri Balikpapan. 

Meski demikian, Ryan memastikan Campus League tetap berkomitmen hadir di Samarinda setidaknya selama tiga tahun ke depan untuk membangun ekosistem olahraga kampus di Kalimantan Timur.

“Kami harus mulai dari suatu tempat. Karena itu kami akan tetap konsisten di Samarinda. Harapannya tentu ke depan peserta jauh lebih banyak,” ungkap Ryan.

Ia menilai Samarinda memiliki potensi besar sebagai ibu kota Kalimantan Timur sekaligus pusat pencarian talenta atlet mahasiswa dari Pulau Kalimantan. Karena itu, ia berharap partisipasi mahasiswa dari Perguruan Tinggi akan meningkat pada laga berikutnya. 

“Tujuan kami datang ke sini untuk menjaring talenta-talenta dari Kalimantan, terutama Kalimantan Timur. Kalau talentanya tidak hadir, lalu apa yang mau dicari?” tuturnya.

Dalam ajang regional basket tersebut, Samarinda hanya mendapatkan satu slot untuk kategori putra menuju tingkat nasional. Berbeda dengan wilayah di Pulau Jawa yang jumlah pesertanya jauh lebih banyak hingga harus melalui tahap pra-kualifikasi.

Tak hanya level nasional, Campus League juga membuka peluang mahasiswa Indonesia bersaing di tingkat internasional. 

Ryan menyebut juara nasional kategori putra nantinya akan mewakili Indonesia pada Asian University Basketball League melawan kampus terbaik dari sembilan negara Asia.

“Juara nasional putra akan langsung merepresentasikan Indonesia melawan kampus dari China, Korea, Jepang, Taiwan, Hongkong, Filipina hingga Australia,” ungkapnya.

Selain kompetisi, Campus League juga menyiapkan hadiah uang pembinaan dan program beasiswa olahraga bagi kampus maupun atlet berprestasi. Juara regional basket mendapat hadiah Rp6 juta, sementara juara nasional mencapai sekitar Rp40 juta.

Lebih besar lagi, Campus League menyiapkan program beasiswa olahraga senilai total Rp4 miliar per tahun bagi kampus dengan perolehan medali terbaik dari berbagai cabor.

“Kami ingin mengangkat derajat atlet. Maksimal satu atlet bisa mendapat Rp25 juta per tahun,” bebernya.

Ryan berharap keberadaan Campus League dapat membuka jalan bagi siswa SMA di Kalimantan untuk melanjutkan karier olahraga melalui jalur perguruan tinggi.

Usai cabang basket, Campus League dijadwalkan kembali ke Samarinda untuk menggelar kompetisi badminton dan futsal. Namun, Ryan menegaskan antusiasme perguruan tinggi akan menjadi bahan evaluasi keberlanjutan event tersebut di Samarinda.

“Kalau Samarinda menyambut dengan antusias, tentu kami akan terus berkembang di sini. Tapi kalau tidak, pasti akan kami evaluasi kembali,” pungkasnya.