Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan
BALIKPAPAN - Keluhan warga terkait jalan berlubang dan genangan air di RT 9 Kelurahan Batu Ampar mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Balikpapan, Japar Sidik.
Kondisi tersebut sebelumnya sempat viral di media sosial lantaran membahayakan pengendara dan memicu sejumlah kecelakaan.
Japar Sidik mengatakan kerusakan jalan terjadi akibat luapan air dari drainase dan gorong-gorong yang tersumbat, sehingga air meluber ke badan jalan dan menyebabkan aspal cepat rusak.
Menurutnya, kondisi terparah terjadi beberapa waktu lalu saat genangan air menutupi lubang-lubang besar di jalan.
Situasi itu membuat pengendara kesulitan melihat kondisi jalan dan memicu kecelakaan lalu lintas.
"Sudah beberapa orang jatuh di situ. Ada pengendara yang mengerem mendadak karena motornya masuk lubang yang tertutup genangan air, lalu ditabrak dari belakang," ucap Japar, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan setelah menerima laporan warga dan melihat langsung kondisi di lapangan, pihaknya segera berkomunikasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar dilakukan penanganan sementara tanpa harus menunggu anggaran perubahan.
"Sekarang kondisinya sudah jauh lebih baik. Genangan air sudah hilang karena gorong-gorongnya sudah tembus dan lubang-lubang besar juga sudah mulai ditangani," katanya.
Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Utara ini, mengungkapkan awalnya petugas drainase menyebut gorong-gorong yang tersumbat tidak bisa diperbaiki karena mengalami kerusakan.
Bahkan sempat muncul opsi pemasangan pipa tambahan agar air tidak meluber ke jalan.
Namun setelah dilakukan pengerjaan langsung di lapangan, saluran tersebut akhirnya berhasil dibuka dan air kembali mengalir normal.
"Mereka awalnya bilang tidak bisa karena gorong-gorongnya patah. Tapi setelah benar-benar dikerjakan ternyata bisa tembus. Artinya memang harus ada keseriusan untuk menyelesaikan masalah," tegasnya.
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, termasuk camat dan petugas lapangan yang turun langsung membersihkan drainase hingga masuk ke saluran yang dipenuhi lumpur dan sampah.
Menurut Japar, perbaikan sementara saat ini sudah cukup membantu masyarakat karena tidak ada lagi genangan yang menyebabkan jalan cepat rusak.
Meski demikian, ia memastikan penanganan permanen berupa perbaikan drainase dan peningkatan jalan akan diusulkan dalam anggaran perubahan.
"Yang penting sekarang air tidak meluber lagi ke jalan. Nanti di anggaran perubahan akan ada perbaikan drainase dan peningkatan jalannya supaya lebih maksimal," ujarnya.
Ia berharap penanganan cepat seperti ini dapat terus dilakukan terhadap persoalan lingkungan lainnya di Balikpapan agar keluhan masyarakat tidak berlarut-larut dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. (Adv)



