Reporter: Muhammad Luthfi | Editor: Bambang Irawan
TANA PASER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser bekerjasama dengan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung untuk mendirikan akademi pariwisata.
Teranyar, Poltekpar NHI Bandung didampingi Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser melakukan survei tempat yang akan digunakan, di kilometer 12 Desa Janju, Kecamatan Tanah Grogot.
Kepala Bidang Kepariwisataan Disporapar Paser Khairuddin mengatakan hal ini sebagai upaya Pemkab Paser dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang bermutu di Bumi Daya Taka.
“Untuk mengembangkan sektor pariwisata, juga perlu dilakukan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM),” kata Khairuddin, Selasa (12/5/2026).
Keberadaan akademi pariwisata akan membuka peluang bagi masyarakat Paser untuk mengenyam pendidikan kepariwisataan tanpa harus pergi ke luar daerah.
Hal ini juga sejalan dengan visi misi kepala daerah dalam menciptakan tenaga profesional lokal yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan wisata di daerah.
Program tersebut diharapkan mampu menjadi wadah pendidikan vokasi bagi generasi muda Paser agar mampu bersaing di industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang terus berkembang.
“Anak-anak muda di Paser diharapkan mendapatkan pendidikan pariwisata di daerah sendiri, agar bisa lebih siap memasuki dunia kerja dan mampu mengembangkan sektor pariwisata,” tuturnya.
Hasil dari peninjauan tersebut, Poltekpar NHI Bandung menyatakan cukup memadai untuk penyelenggaraan pendidikan vokasi pariwisata. Namun, masih diperlukan penyesuaian ruang belajar dan fasilitas praktik sesuai kebutuhan program studi.


