Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan
BALIKPAPAN - Ketegangan antar kelompok penumpang terjadi di area keberangkatan domestik Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Senin (11/5/2026) siang.
Insiden tersebut terekam dalam postingan di media sosial yang melibatkan rombongan tim Persib Bandung dan sekelompok oknum suporter usai pertandingan melawan Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Segiri Samarinda.
Meski sempat memicu ketegangan di ruang tunggu keberangkatan, pihak bandara memastikan situasi berhasil dikendalikan dengan cepat tanpa mengganggu operasional penerbangan.
Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SAMS Sepinggan menyebut insiden bermula sekitar pukul 11.36 WITA ketika terjadi provokasi verbal dari salah satu kelompok penumpang di area komersial depan Gate 4.
Melihat situasi mulai memanas, petugas Aviation Security (Avsec) bersama personel Polsek Kawasan Bandara langsung mengambil langkah preventif guna mencegah terjadinya bentrokan fisik.
Petugas kemudian melakukan penyekatan dan memisahkan kedua kelompok penumpang ke area tunggu berbeda.
Sebagian rombongan diarahkan menuju Gate 1, sementara kelompok lainnya dipindahkan ke Gate 10 dengan pengawalan ketat dari petugas keamanan.
Selain itu, personel Avsec juga melakukan pendampingan hingga seluruh penumpang masuk ke dalam pesawat untuk memastikan tidak terjadi gesekan susulan.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R Iwan Winaya Mahdar mengapresiasi langkah cepat petugas di lapangan dalam meredam situasi.
"Saya mengapresiasi tindakan terukur para petugas kami di lapangan dalam meredam gesekan antar penumpang di ruang tunggu keberangkatan," ucap Iwan dalam keterangan press release.
Menurut Iwan, prioritas utama pihak bandara adalah menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa transportasi udara.
"Berkat kesigapan personel Avsec dan koordinasi yang solid dengan pihak kepolisian, situasi dapat dikendalikan sepenuhnya dalam waktu kurang dari 20 menit tanpa mengganggu operasional bandara," katanya.
Manajemen bandara memastikan tidak ada korban luka maupun kerusakan fasilitas akibat kejadian tersebut.
Dua penerbangan yang melibatkan rombongan penumpang terkait, yakni Garuda Indonesia GA 567 dan Super Air Jet IU 603, tetap berangkat sesuai jadwal.
Pihak Bandara SAMS Sepinggan juga mengimbau seluruh penumpang untuk menjaga ketertiban dan saling menghormati sesama pengguna jasa bandara demi menciptakan lingkungan transportasi udara yang aman dan nyaman.
Insiden ini menjadi perhatian publik mengingat rivalitas panjang antara kelompok suporter klub sepak bola di Indonesia yang kerap memicu gesekan, termasuk di luar arena pertandingan.


