Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin
TENGGARONG - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji menghadiri Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalitim yang digelar di Grand Elty Singgasana Hotel, Tenggarong, Selasa (12/5/2026).
Kedatangan Seno Aji bersama sejumlah pejabat daerah, termasuk Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), dr Aulia Rahman Basri melalui prosesi jabat tangan dan pemasangan selendang manik bermotif khas Dayak dan Kutai sebagai bentuk penghormatan adat.
Suasana akrab terlihat saat Seno Aji tampak merapikan posisi selempang manik yang dikenakan Aulia. Momen sederhana tersebut mencuri perhatian peserta dan memperlihatkan kedekatan di antara kedua pejabat yang sama-sama berasal dari Partai Gerindra tersebut.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan pengurus Karang Taruna tingkat nasional, pengurus Karang Taruna kabupaten Kukar serta sejumlah tokoh pemuda.
Wakil Ketua Umum OKK Pengurus Nasional Karang Taruna, Ahmad Bahtiar Sebayang mengatakan, Temu Karya menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan produktivitas Karang Taruna di daerah.
“Karang Taruna sebagai organisasi plat merah yang berada di bawah pembinaan Kementerian Sosial, Kementerian Olahraga dan Kementerian Desa, tentu kami melakukan konsolidasi ini dalam rangka melakukan tata kelola organisasi supaya ke depan kepengurusan bisa semakin produktif,” ujarnya.
Ia mengatakan Karang Taruna diharapkan mampu membantu kerja-kerja pemerintah hingga tingkat paling bawah, terutama dalam ruang-ruang sosial dan pemberdayaan masyarakat. “Besar harapan kami kerja-kerja Karang Taruna ini bisa produktif, terutama di ruang-ruang sosial,” katanya.
Seno Aji menilai kader Karang Taruna memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan Kaltim, khususnya dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan. Sebab, semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan dapat menjadi peluang bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah.
“Pemuda yang hadir di Temu Karya Karang Taruna ini bisa mengisi pembangunan Kalitim. Karena Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, kita akan swasembada pangan di Kaltim, maka kita bisa mengarahkan kader-kader Karang Taruna ini untuk membantu para petani atau bahkan mengabdikan dirinya sebagai petani-petani muda yang hebat,” ujarnya.
Ia optimistis keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.
Dalam sambutannya, Aulia Rahman Basri menegaskan pentingnya peran Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan yang memiliki struktur kuat hingga tingkat desa dan rukun tetangga (RT).
Menurutnya, kekuatan organisasi tersebut menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
“Kami cukup bangga karena Kukar ditunjuk sebagai tuan rumah Temu Karya Provinsi. Ini menunjukkan posisi strategis Karang Taruna, terlebih dipimpin oleh salah satu perwakilan DPR RI dari daerah pemilihan Kaltim,” katanya.


