Polisi di Paser Gelar GPM di Desa Kerang Dayo, Ratusan Kilogram Beras Ludes Terjual

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Saat polisi menjual beras SPHP di Desa Kerang Dayo, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser. (Foto: Dok Polres Paser)
Saat polisi menjual beras SPHP di Desa Kerang Dayo, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser. (Foto: Dok Polres Paser)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Polisi di Paser Gelar GPM di Desa Kerang Dayo, Ratusan Kilogram Beras Ludes Terjual

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Saat polisi menjual beras SPHP di Desa Kerang Dayo, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser. (Foto: Dok Polres Paser)
Saat polisi menjual beras SPHP di Desa Kerang Dayo, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser. (Foto: Dok Polres Paser)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Polisi di Paser Gelar GPM di Desa Kerang Dayo, Ratusan Kilogram Beras Ludes Terjual

Saat polisi menjual beras SPHP di Desa Kerang Dayo, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser. (Foto: Dok Polres Paser)

Reporter: Muhammad Luthfi | Editor: Bambang Irawan 

TANA PASER - Kepolisian Resort (Polres) Paser melalui Kepolisian Sektor (Sektor) Batu Sopang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bagi masyarakat di RT 02, Desa Kerang Dayo, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser.

Dalam kegiatan itu, disediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan lima kilogram sebanyak 50 sak, yang diperoleh dari Badan Urusan Logistik (Bulog) Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

“Beras SPHP yang sediakan dalam giat GPM di RT 02, Desa Kerang Dayo kemarin habis terjual,” kata Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui Kapolsek Batu Engau AKP Hadi Purwanto, Kamis (14/5/2026).

Sejak pagi, warga setempat yang tergolong kurang mampu berdatangan silih berganti untuk membeli beras SPHP tersebut, yang dijual dengan harga Rp60 ribu per karung.

Kegiatan ini, kata dia, sebagai upaya kepolisian di Paser untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Sekaligus membantu pemerintah dalam menjaga inflasi.

“Kami hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu dan memudahkan masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” tuturnya mengakhiri.