Kejar Layangan Putus di Sungai, Pelajar SMP di Sangatta Selatan Diserang Buaya

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Korban digigit buaya di Sangatta terbaring di rumah sakit. (Foto: Dok.Polres Kutim)
Korban digigit buaya di Sangatta terbaring di rumah sakit. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kejar Layangan Putus di Sungai, Pelajar SMP di Sangatta Selatan Diserang Buaya

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Korban digigit buaya di Sangatta terbaring di rumah sakit. (Foto: Dok.Polres Kutim)
Korban digigit buaya di Sangatta terbaring di rumah sakit. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kejar Layangan Putus di Sungai, Pelajar SMP di Sangatta Selatan Diserang Buaya 

Korban digigit buaya di Sangatta terbaring di rumah sakit. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA – Seorang pelajar SMP di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi korban serangan buaya saat bermain layang-layang di kawasan Dermaga Baru Kenyamukan, Rabu sore (13/5/2026).

Korban diketahui bernama Andi Alifiansyah (13), siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sangatta Selatan. Ia mengalami luka robek serius pada bagian kaki kiri setelah diterkam buaya saat turun ke sungai kecil di sekitar dermaga untuk mengambil layang-layang putus.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelumnya korban berpamitan kepada orang tuanya untuk bermain bersama teman-temannya sejak siang hari di kawasan Dermaga Kenyamukan.

Saat itu, layang-layang yang dimainkan korban bersama rekannya putus dan jatuh ke area sungai kecil di dekat dermaga. 

Korban kemudian turun ke air yang diperkirakan sedalam satu meter untuk mengambil layang-layang tersebut.

Namun secara tiba-tiba seekor buaya muncul dari dalam air dan langsung menggigit kaki kiri korban. Teriakan korban sontak membuat teman-temannya panik.

Salah seorang saksi mata, Muhammad Aidil mengatakan dirinya mendengar korban meminta tolong lalu berusaha membantu menarik korban ke pinggir sungai.

“Korban sempat ditarik buaya, tapi berhasil diselamatkan setelah temannya berusaha menariknya ke pinggir,” ujar warga di lokasi kejadian.

Buaya tersebut akhirnya melepaskan gigitannya sebelum kembali masuk ke dalam air. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian membantu mengevakuasi korban dan menghubungi ambulans PMI untuk membawa korban ke Rumah Sakit PKT Sangatta guna mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa itu membuat pengunjung dermaga dan warga sekitar panik. Kawasan Dermaga Kenyamukan sendiri dikenal berada di dekat wilayah perairan yang kerap dilaporkan menjadi habitat buaya liar.

Kapolres Kutim, Fauzan Arianto mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di sekitar perairan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak beraktivitas terlalu dekat dengan bibir sungai atau kawasan yang berpotensi menjadi habitat buaya. Keselamatan anak-anak harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila melihat kemunculan buaya di sekitar permukiman maupun lokasi aktivitas warga agar dapat segera dilakukan langkah antisipasi bersama instansi terkait.

Saat ini korban masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit PKT Sangatta, sementara aparat bersama pihak terkait melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian.