Banner ADV

Ratusan Calhaj Berau Berangkat, Bupati Sampaikan Permohonan Maaf atas Keterlambatan Penerbangan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca2061 kali dibaca
Bupati Berau melepas ratusan jemaah haji asal Kabupaten Berau. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Bupati Berau melepas ratusan jemaah haji asal Kabupaten Berau. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Ratusan Calhaj Berau Berangkat, Bupati Sampaikan Permohonan Maaf atas Keterlambatan Penerbangan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca2061 kali dibaca
Bupati Berau melepas ratusan jemaah haji asal Kabupaten Berau. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Bupati Berau melepas ratusan jemaah haji asal Kabupaten Berau. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Ratusan Calhaj Berau Berangkat, Bupati Sampaikan Permohonan Maaf atas Keterlambatan Penerbangan

2061
Bupati Berau melepas ratusan jemaah haji asal Kabupaten Berau. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Buniyamin

TANJUNG REDEB – Pelepasan ratusan calon jemaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Berau di Bandara Kalimarau berlangsung penuh haru pada Rabu (14/5/2026). 

Keberangkatan ini diiringi doa dan tangis keluarga yang mengantar keberangkatan para calhaj menuju Tanah Suci. 

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas bahkan turut masuk ke dalam pesawat untuk melepas langsung para jemaah sebelum keberangkatan.

Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menyampaikan permohonan maaf kepada para jemaah terkait keterlambatan penerbangan yang terjadi akibat kendala operasional.

Menurutnya, seluruh proses dilakukan demi memastikan keselamatan seluruh calon jemaah haji. “Ini adalah perjalanan spiritual. Tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik, tetapi juga kesabaran dan keikhlasan selama menjalankan ibadah haji,” ujarnya.

Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke Berau dalam keadaan sehat serta menjadi haji dan hajjah yang mabrur dan mabrurah.

Sebanyak 211 calhaj asal Berau yang tergabung dalam Kloter 14 diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Kalimarau.

Sebelum menuju bandara, para calhaj terlebih dahulu dilepas dari Masjid Agung Baitul Hikmah dan diantar menggunakan armada bus yang telah disiapkan.

Suasana haru sudah terasa sejak pagi hari. Kawasan masjid dipadati keluarga pengantar yang datang untuk melepas keberangkatan sanak saudara mereka. Kepadatan pengantar bahkan sempat membuat sejumlah jemaah kesulitan bergerak.

Di tengah proses keberangkatan, seorang calon jemaah lanjut usia sempat mengalami kelelahan hingga pingsan. Tapi kondisi tersebut langsung ditangani petugas kesehatan yang bersiaga di lokasi.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Berau, Hindun Nahdiani, memastikan jemaah tersebut kini dalam kondisi stabil dan tetap melanjutkan perjalanan bersama rombongan.

“Sudah ditangani petugas kesehatan dan kondisinya membaik. Saat ini juga sudah berada di bandara,” katanya.

Hindun menjelaskan, total jemaah haji asal Berau tahun ini mencapai 215 orang. Sebanyak 211 jemaah diberangkatkan bersama dua petugas haji pada gelombang utama, sementara dua jemaah lainnya dijadwalkan menyusul pada 18 Mei mendatang. Adapun dua jemaah lain telah lebih dulu diberangkatkan pada akhir April lalu.

Menurutnya, beberapa jemaah tersebut merupakan jamaah cadangan yang dialihkan ke kloter berbeda guna memenuhi kuota provinsi.

“Jadi mereka bergabung dengan jamaah dari daerah lain karena penyesuaian kuota,” jelasnya.

Ia juga memastikan seluruh calon jemaah haji asal Berau dalam kondisi sehat sebelum keberangkatan. Petugas kesehatan turut disiagakan untuk mendampingi jemaah lanjut usia dan jemaah dengan kebutuhan khusus selama perjalanan ibadah.

Tahun ini, jemaah tertua asal Berau tercatat berusia 81 tahun, sementara jemaah termuda berusia 24 tahun yang berangkat menggantikan orang tuanya. Rata-rata masa tunggu jemaah haji asal Berau mencapai 14 tahun sejak pendaftaran.

Di akhir sambutannya, Sri Juniarsih Mas meminta seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, memperbanyak doa, serta tetap saling membantu selama berada di Tanah Suci. Ia juga berharap seluruh jemaah asal Berau dapat kembali ke daerah dengan selamat dan membawa predikat haji mabrur dan hajjah mabrurah. (Adv)