Reporter: Herdiansyah l Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA - Sekdaprov Kaltim, Sri Wahyuni menyampaikan bahwa program pendidikan gratis dalam daerah melalui Gratispol bertujuan untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta di Kaltim.
Menurutnya, dampak dari program tersebut kemungkinan baru akan terlihat secara signifikan dalam lima tahun mendatang, seiring meningkatnya akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.
“Tujuan utama pendidikan gratis dalam daerah lebih diutamakan agar angka partisipasi pendidikan perguruan tinggi negeri dan swasta semakin baik,” kata Sri Wahyuni.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kaltim meminta seluruh perguruan tinggi untuk kembali menginformasikan kepada mahasiswa terkait dibukanya pendaftaran bantuan pendidikan Gratispol hingga 30 Juni 2026.
Pemprov Kaltim juga mendorong kampus-kampus memanfaatkan seluruh ruang media yang dimiliki untuk menyebarluaskan informasi tersebut agar menjangkau lebih banyak mahasiswa yang membutuhkan bantuan pendidikan.
“Kita minta seluruh perguruan tinggi untuk kembali membuka informasi bahwa pendaftaran bantuan Gratispol pendidikan dibuka sampai 30 Juni 2026, melalui media ruang yang dimiliki masing-masing kampus,” tambahnya.
Program Gratispol menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kaltim dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. (Adv)



