Disparpora Balikpapan Minta Pelaku Wisata dan Ekraf Buka Data Usaha untuk Sensus Ekonomi 2026

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Disparpora Balikpapan Minta Pelaku Wisata dan Ekraf Buka Data Usaha untuk Sensus Ekonomi 2026

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Disparpora Balikpapan Minta Pelaku Wisata dan Ekraf Buka Data Usaha untuk Sensus Ekonomi 2026

Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mulai menggalang dukungan dari pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. 

Pendataan tersebut dinilai penting untuk memetakan kekuatan ekonomi daerah sekaligus menentukan arah kebijakan pengembangan sektor wisata dan industri kreatif ke depan.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan, Ratih Kusuma mengajak seluruh pelaku usaha agar aktif mendukung sensus dengan memberikan data usaha secara jujur dan sesuai kondisi sebenarnya.

Ajakan itu disampaikannya melalui video dukungan resmi untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS).

"Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memotret kondisi riil dunia usaha dan ekonomi masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh pelaku usaha pariwisata serta ekonomi kreatif untuk menerima petugas sensus dan memberikan data yang sesuai kondisi sebenarnya," ucap dr Ratih, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif saat ini menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Balikpapan. 

Karena itu, keberadaan data yang akurat sangat dibutuhkan agar pemerintah dapat menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Ratih menjelaskan, hasil sensus nantinya dapat menjadi dasar pemerintah dalam melihat potensi dan tantangan sektor wisata serta ekonomi kreatif di Balikpapan, mulai dari pengembangan destinasi wisata, pemberdayaan UMKM kreatif, hingga peningkatan daya saing industri jasa.

Ia menilai Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan rutin, tetapi bagian dari langkah strategis dalam membangun ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

"Dengan data yang lengkap dan valid, pemerintah dapat melihat potensi, tantangan, serta peluang pengembangan ekonomi daerah secara lebih terukur," katanya.

Ratih juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha bersama-sama menyukseskan pendataan ekonomi nasional tersebut.

"Mari bersama-sama kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi mewujudkan perekonomian yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan," tambahnya.

Sensus Ekonomi 2026 sendiri mengusung slogan "Sensus Ekonomi 2026: Mencatat Ekonomi Indonesia".

Pendataan akan menyasar berbagai sektor usaha, mulai usaha besar, menengah, kecil hingga pelaku usaha mikro yang tersebar di seluruh wilayah Kota Balikpapan.

Sementara itu, BPS Balikpapan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha agar pelaksanaan sensus berjalan lancar. 

Dukungan lintas perangkat daerah dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai manfaat sensus bagi pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.

Pemkot Balikpapan berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mampu menciptakan basis data ekonomi yang kuat sehingga arah pembangunan ekonomi daerah dapat lebih adaptif menghadapi tantangan global. (Adv Diskominfo Kota Balikpapan)