Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin
SAMARINDA — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda kembali menjadwalkan pekerjaan pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan melakukan pengurasan bak sedimentasi di IPA Sungai Kapih, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari perawatan rutin untuk menjaga kualitas air bersih yang didistribusikan kepada pelanggan tetap memenuhi standar pelayanan.
Staf Humas Perumdam Tirta Kencana, Taufik, mengatakan proses pekerjaan diperkirakan berlangsung selama sekitar 10 jam. “Estimasi pekerjaan 10 jam dimulai sejak jam 08.00 WITA,” ujar Taufik.
Selama proses pengurasan berlangsung, distribusi air bersih di sejumlah kawasan Kota Samarinda diperkirakan mengalami gangguan berupa penurunan tekanan hingga penghentian sementara aliran air.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Jalan Kapten Sujono, Sejati, Pelita, Perjuangan, Sepakat 9 hingga Sepakat 20, Damanhuri, Damai, Gerilya, Kemakmuran, Samanhudi, Ade Irma Suryani hingga Jalan Katamso.
Sejumlah kawasan perumahan juga masuk dalam area terdampak, di antaranya Perum Pondok Karya Lestari, Perum Ariesco/Puri Mas, Perum Sambutan Asri, Perum Handil Kopi, Perum Borneo Mukti 2, Perum BPD, serta Perum Citra Gading.
Gangguan distribusi juga diperkirakan terjadi pada layanan Booster Pelita 4, Booster Damai, hingga Reservoir Rumbia yang selama ini menopang suplai air di beberapa kawasan permukiman.
Perumdam Tirta Kencana mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai guna mengantisipasi gangguan distribusi selama proses pengurasan berlangsung.
Pihak perusahaan memastikan aliran air akan kembali normal secara bertahap setelah seluruh tahapan pemeliharaan selesai dilakukan.
"Masyarakat bisa menampung air sebelum pekerjaan dilakukan," pungkasnya. (Adv)


