Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan
BALIKPAPAN - Kawasan BSCC Dome Balikpapan berubah menjadi pusat perhatian pecinta otomotif saat ratusan pembalap dan komunitas motor memadati ajang "Walikota Cup Race 2026", Minggu (17/5/2026).
Selain menghadirkan persaingan sengit di lintasan, kejuaraan tersebut juga menjadi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam mendorong pembinaan generasi muda sekaligus menghidupkan sektor ekonomi dan pariwisata daerah.
Sejak pagi, arena balap dipadati ratusan peserta dan komunitas otomotif dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim).
Suara deru mesin motor berpadu dengan sorak penonton yang antusias menyaksikan para pembalap menunjukkan kemampuan terbaik mereka di setiap kelas perlombaan.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu event otomotif terbesar yang digelar di Balikpapan tahun ini.
Selain diikuti pembalap lokal, sejumlah peserta dari luar daerah turut ambil bagian untuk memperebutkan gelar juara dalam kejuaraan balap resmi tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan, Ratih Kusuma mengatakan pemerintah kota mendukung penyelenggaraan kegiatan otomotif yang positif dan terorganisir karena dapat menjadi wadah penyaluran minat anak muda secara aman dan profesional.
Menurutnya, olahraga otomotif memiliki potensi besar untuk membangun karakter generasi muda, terutama dalam hal disiplin, sportivitas, dan tanggung jawab.
Ia menilai keberadaan arena resmi mampu mengurangi aktivitas balap liar yang selama ini kerap meresahkan masyarakat.
"Anak-anak muda perlu diberikan ruang untuk menyalurkan hobi dan bakatnya secara tepat. Event seperti ini menjadi sarana pembinaan yang baik sekaligus membangun mental kompetitif yang sehat," ucap dr Ratih.
Ia juga menilai kejuaraan otomotif mampu memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Kehadiran pembalap, kru, komunitas, hingga penonton dari luar daerah turut meningkatkan aktivitas usaha lokal, mulai dari kuliner, penginapan, hingga penjualan perlengkapan otomotif.
Menurut Ratih, Balikpapan memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai kota sport tourism di Kaltim.
Berbagai event olahraga dan komunitas dinilai dapat menjadi daya tarik wisata baru yang mampu mendatangkan pengunjung sekaligus memperkuat citra kota.
"Kalau kegiatan seperti ini terus digelar secara konsisten, dampaknya tidak hanya untuk olahraga, tetapi juga pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat," katanya.
Di sisi lain, jalannya kompetisi berlangsung ketat namun tetap tertib. Para pembalap tampil agresif di lintasan dengan tetap menjunjung aturan keselamatan yang telah ditetapkan panitia.
Aparat keamanan dan petugas medis juga disiagakan selama perlombaan berlangsung untuk memastikan kegiatan berjalan lancar.
Melalui Walikota Cup Race 2026, Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kreativitas dan prestasi anak muda.
Ajang tersebut menjadi bukti bahwa olahraga otomotif bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga bagian dari pembinaan generasi, penguatan komunitas, dan penggerak ekonomi daerah. (Adv Diskominfo Kota Balikpapan)


