Pelajar SMPN 5 Bontang Diajak Terapkan GESIT dan Jauhi Narkoba

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Lurah Belimbing Kota Bontang, Andriyana (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Lurah Belimbing Kota Bontang, Andriyana (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pelajar SMPN 5 Bontang Diajak Terapkan GESIT dan Jauhi Narkoba

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Lurah Belimbing Kota Bontang, Andriyana (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Lurah Belimbing Kota Bontang, Andriyana (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pelajar SMPN 5 Bontang Diajak Terapkan GESIT dan Jauhi Narkoba

Lurah Belimbing Kota Bontang, Andriyana (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Buniyamin

BONTANG — Lurah Belimbing, Andriyana memimpin upacara bendera di SMPN 5 Bontang sebagai pembina upacara, Senin (18/5/2026).

Dalam amanatnya, Andriyana mengajak seluruh siswa dan tenaga pendidik untuk menerapkan program Gerakan Sampahku Tanggung Jawabku (GESIT) di lingkungan masing-masing, termasuk di lingkungan sekolah.

Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan harus dimulai dari diri sendiri melalui kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

“Program GESIT ini diharapkan dapat menjadi budaya bersama agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman,” ujarnya di hadapan peserta upacara.

Selain mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, Andriyana juga memberikan imbauan kepada para pelajar agar menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Ia menegaskan bahwa pelajar harus fokus pada pendidikan dan kegiatan positif demi meraih cita-cita serta masa depan yang lebih baik.

“Hindari narkoba untuk masa depan yang cerah. Generasi muda harus mampu menjaga diri dan memilih pergaulan yang positif,” katanya.

Kepala SMPN 5 Bontang, Muhiddin menyambut baik pesan yang disampaikan dalam upacara tersebut.

Menurutnya, edukasi mengenai kebersihan lingkungan dan bahaya narkoba penting terus diberikan kepada siswa sebagai bagian dari pembentukan karakter dan disiplin pelajar.

Kegiatan upacara berlangsung tertib dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf sekolah.