Diresmikan Kapolri, Aspol Gelatik Samarinda Kini Bertransformasi Jadi Hunian Layak bagi Polisi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Wali Kota Samarinda, Andi Harun  usai peresmian di asrama polisi, Jalan Gelatik, Temindung Permai,  Senin (18/5/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Wali Kota Samarinda, Andi Harun usai peresmian di asrama polisi, Jalan Gelatik, Temindung Permai, Senin (18/5/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Diresmikan Kapolri, Aspol Gelatik Samarinda Kini Bertransformasi Jadi Hunian Layak bagi Polisi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Wali Kota Samarinda, Andi Harun  usai peresmian di asrama polisi, Jalan Gelatik, Temindung Permai,  Senin (18/5/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Wali Kota Samarinda, Andi Harun usai peresmian di asrama polisi, Jalan Gelatik, Temindung Permai, Senin (18/5/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Diresmikan Kapolri, Aspol Gelatik Samarinda Kini Bertransformasi Jadi Hunian Layak bagi Polisi

Wali Kota Samarinda, Andi Harun usai peresmian di asrama polisi, Jalan Gelatik, Temindung Permai, Senin (18/5/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA - Asrama polisi yang ada di Jalan Gelatik, Temindung Permai, Samarinda telah bertransformasi menjadi bangunan yang lebih kokoh dan tertata usai direnovasi. 

Proyek pembangunan asrama tersebut berdiri di atas lahan hibah seluas 14.559 meter persegi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Pembangunan mulai dikerjakan sejak 2025 dengan total anggaran sekitar Rp65,57 miliar.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyampaikan rasa senangnya atas kedatangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk meresmikan asrama tersebut pada Senin (18/5/2026).

Peresmian tersebut menurutnya menjadi momen penting lantaran Kapolri juga merupakan sosok yang melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama pada tahun lalu.

“Memang saya khusus berharap kedatangan Pak Kapolri untuk meresmikan karena beliau juga yang meletakkan batu pertama tahun lalu,” ujar Andi Harun.

Ia mengatakan, pembangunan asrama polisi ini menjadi bukti transformasi kawasan yang sebelumnya dikenal rawan banjir dan memiliki hunian kurang layak menjadi kompleks tempat tinggal representatif bagi anggota kepolisian.

Menurutnya, keberadaan fasilitas baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat pengabdian aparat kepolisian dalam melayani masyarakat, bangsa dan negara.

Fasilitas utama yang dibangun mencakup rumah susun empat lantai dengan kapasitas sekitar 30 kamar bagi anggota yang belum menikah, 31 unit rumah tipe 75 untuk bintara, serta 15 unit rumah tipe 90 bagi perwira.

Selain hunian, kawasan tersebut juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti aula serbaguna dan masjid.

Andi Harun menegaskan, Pemkot Samarinda akan terus berupaya menjaga sinergi bersama TNI, Polri dan aparat penegak hukum lainnya dalam mendukung pembangunan daerah.

“Selama kita melaksanakan fungsi sinergi dan kolaborasi, sambil menunggu kondisi APBD membaik, kita akan terus berusaha menjaga hubungan baik dan saling membantu,” ucapnya.

Ia menilai kontribusi TNI dan Polri sangat besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga menciptakan situasi daerah yang kondusif untuk pembangunan.

“Rasa aman dan kondisi yang damai itu menjadi modal paling besar dan fundamental dalam melaksanakan pembangunan daerah,” pungkasnya.