Diskominfo Berau Siagakan Sistem Pemantau, Wifi Lemot Bisa Cepat Ditangani

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Diskominfo Berau Siagakan Sistem Pemantau, Wifi Lemot Bisa Cepat Ditangani

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Diskominfo Berau Siagakan Sistem Pemantau, Wifi Lemot Bisa Cepat Ditangani

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan

TANJUNG REDEB – Keluhan masyarakat terkait jaringan wifi publik yang lambat hingga tiba-tiba terputus kini mulai mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Berau. 

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), pengawasan layanan internet publik diperketat dengan sistem pemantauan digital yang bekerja secara real time.

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan pihaknya kini mengandalkan dashboard monitoring khusus untuk memantau kondisi jaringan wifi yang tersebar di sejumlah titik pelayanan publik dan ruang terbuka masyarakat.

Menurutnya, sistem tersebut memudahkan tim teknis mendeteksi gangguan lebih cepat tanpa harus menunggu laporan dari masyarakat. Setiap titik wifi yang mengalami penurunan kualitas jaringan maupun terputus dapat langsung terpantau melalui sistem monitoring terintegrasi.

“Melalui dashboard itu, tim bisa langsung mengetahui lokasi mana yang mengalami gangguan jaringan sehingga penanganannya bisa lebih cepat dilakukan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan internet publik saat ini menjadi kebutuhan penting masyarakat, baik untuk aktivitas belajar, bekerja, hingga mengakses layanan pemerintahan. 

Karena itu, stabilitas jaringan menjadi perhatian utama agar layanan wifi gratis yang disediakan pemerintah benar-benar bermanfaat.

Tidak hanya mengandalkan sistem digital, Diskominfo Berau juga memperkuat koordinasi dengan vendor penyedia layanan internet. Salah satu langkah yang dilakukan ialah membentuk jalur komunikasi cepat melalui grup WhatsApp yang melibatkan tim teknis Diskominfo dan pihak vendor.

Skema tersebut dinilai efektif untuk mempercepat respons ketika terjadi gangguan di lapangan. Vendor dapat langsung menerima laporan teknis dan segera melakukan penanganan tanpa harus menunggu proses administrasi yang panjang.

Didi menegaskan, evaluasi terhadap kualitas layanan internet publik akan terus dilakukan secara berkala. Pihaknya ingin memastikan seluruh titik wifi publik dapat memberikan akses internet yang stabil dan nyaman bagi masyarakat.

“Yang kami kejar bukan hanya tersedianya wifi gratis, tetapi bagaimana masyarakat benar-benar bisa menikmati layanan internet yang cepat dan lancar,” tandasnya.