Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menuntaskan distribusi kendaraan operasional untuk seluruh Rukun Tetangga (RT) di daerah tersebut.
Tahap terakhir dilakukan dengan penyerahan 35 unit sepeda motor kepada Ketua RT di Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan.
Penyerahan kendaraan dilakukan di halaman Kantor Bupati Kutim dan dipimpin langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.
Singa Geweh menjadi wilayah terakhir yang menerima bantuan kendaraan operasional RT dari pemerintah daerah.
Ardiansyah mengatakan kendaraan tersebut disiapkan untuk menunjang mobilitas Ketua RT dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat, terutama urusan administrasi dan kegiatan sosial di lingkungan masing-masing.
“Kelurahan Singa Geweh ini merupakan wilayah terakhir yang menerima bantuan kendaraan operasional. Dengan ini, seluruh RT di Kutim kini telah terfasilitasi,” kata Ardiansyah.
Menurut dia, Ketua RT memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan pemerintah di tingkat lingkungan. Karena itu, fasilitas penunjang dinilai diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
Di sisi lain, pemerintah daerah mengingatkan bahwa kendaraan roda dua tersebut merupakan aset daerah yang penggunaannya melekat pada jabatan Ketua RT.
Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretariat Kabupaten Kutim, Uud Sudiharjo, menegaskan kendaraan wajib dikembalikan apabila masa jabatan Ketua RT berakhir.
“Kendaraan operasional ini melekat pada jabatan. Jika masa bakti sebagai Ketua RT telah berakhir, kendaraan wajib dikembalikan dan diserahterimakan kepada pejabat RT yang baru,” ujarnya.
Salah satu Ketua RT di Singa Geweh, Chalvin S Mangera, menyebut bantuan kendaraan operasional cukup membantu mengingat luas wilayah pelayanan di lingkungan mereka.
Menurut dia, kendaraan tersebut dapat digunakan untuk mempercepat koordinasi administrasi warga maupun kegiatan sosial kemasyarakatan di lapangan.


