Penggembala Sapi di Kuaro Paser Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Saat evakuasi penggembala sapi yang ditemukan meninggal dunia di sungai, di kawasan Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser. (Foto : Dok Polres Paser)
Saat evakuasi penggembala sapi yang ditemukan meninggal dunia di sungai, di kawasan Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser. (Foto : Dok Polres Paser)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Penggembala Sapi di Kuaro Paser Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Saat evakuasi penggembala sapi yang ditemukan meninggal dunia di sungai, di kawasan Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser. (Foto : Dok Polres Paser)
Saat evakuasi penggembala sapi yang ditemukan meninggal dunia di sungai, di kawasan Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser. (Foto : Dok Polres Paser)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Penggembala Sapi di Kuaro Paser Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai

Saat evakuasi penggembala sapi yang ditemukan meninggal dunia di sungai, di kawasan Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser. (Foto : Dok Polres Paser)

Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Buniyamin 

TANA PASER - Seorang penggembala sapi bernama Gatot Sunyoto (36), warga Dusun Sei Riye RT 016 Kelurahan Kuaro, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di sungai.

Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui Kapolsek Kuaro IPTU Achmad Gazali mengungkapkan, peristiwa ini berawal dari laporan warga yang menyatakan ada orang hilang.

“Ada seseorang dilaporkan belum pulang dari pagi untuk memindahkan tempat mengikat sapi di area perkebunan kelapa sawit pada 16 Mei 2026 sore,” kata IPTU Achmad Gazali, Rabu (20/5/2026).

Atas laporan itu, personel Polsek bersama warga langsung melakukan pencarian dengan menyisir lokasi terakhir korban terlihat.

Di lokasi hanya ditemukan sepeda motor dan sapi milik korban di seberang sungai. Sementara korban belum ditemukan.

Pencarian kembali dilanjutkan pada Minggu (17/5/2026) pagi. Korban ditemukan sekitar pukul 08.30 WITA di sungai sekitar satu kilometer dari lokasi awal korban menggembalakan sapi.

Setelah dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Kuaro, medis menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan korban meninggal dunia akibat tenggelam. 

“Korban ditemukan di aliran sungai keesokan harinya dalam keadaan meninggal dunia, Korban diduga tenggelam saat menyeberangi sungai di tengah kondisi hujan deras,” ucapnya mengakhiri.