Dishub Balikpapan Tambah 167 Kamera Pintar, Parkir Liar dan Pelanggar Lalu Lintas Jadi Incaran

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dishub Balikpapan Tambah 167 Kamera Pintar, Parkir Liar dan Pelanggar Lalu Lintas Jadi Incaran

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dishub Balikpapan Tambah 167 Kamera Pintar, Parkir Liar dan Pelanggar Lalu Lintas Jadi Incaran

Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan mulai memperkuat sistem pengawasan lalu lintas dengan menambah 167 kamera pintar berbasis Artificial Intelligence (AI) di sejumlah titik strategis kota.

Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman mengatakan pemasangan kamera tersebut difokuskan di kawasan rawan kepadatan lalu lintas, terutama di wilayah Balikpapan Kota, Balikpapan Selatan, Manggar, hingga Balikpapan Utara.

"Semua kecamatan tetap mendapatkan fasilitas itu, tetapi memang titik beratnya berada di kawasan kota dan wilayah yang padat lalu lintas," ucap Fadli, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, keberadaan kamera AI itu bukan hanya untuk memantau arus kendaraan, tetapi juga mendukung rekayasa lalu lintas dan penindakan terhadap pelanggaran di jalan raya.

Bahkan, Dishub Balikpapan mulai menyiapkan sistem direct towing atau penderekan kendaraan parkir liar yang selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan di sejumlah ruas jalan.

"Kami sedang menyiapkan sarana dan prasarana penampungan kendaraan untuk penerapan sistem itu," katanya.

Fadli menjelaskan, seluruh sistem kamera tersebut telah terintegrasi dengan Balikpapan Connectivity (B-Connect) dan nantinya akan terkoneksi dengan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) milik kepolisian.

Ia menyebut, proses transfer aplikasi secara menyeluruh telah dilakukan pada Senin lalu dan ditargetkan mulai berjalan penuh pada Juni 2026.

"Kalau sistem ini sudah siap, pihak kepolisian juga akan melakukan mirroring data sehingga ETLE bisa berjalan berkesinambungan bersama Ditlantas Polda Kaltim dan Satlantas Polresta Balikpapan," jelasnya.

Tak hanya memantau pelanggaran lalu lintas, kamera AI tersebut juga diklaim mampu membaca pelat nomor kendaraan, mendeteksi pelanggaran kecepatan, hingga mengidentifikasi kendaraan hingga kategori seven seater.

Fadli mengungkapkan, teknologi B-Connect bahkan sempat membantu pengungkapan kasus kriminal di Balikpapan.

"Salah satu contoh kasus pembunuhan di kawasan Kantor Pos Balikpapan berhasil diungkap dalam waktu dua hari berkat data dari Balikpapan Connectivity," ungkapnya.

Selain itu, Dishub Balikpapan juga memasang lima titik kamera khusus untuk memantau aktivitas parkir ilegal dan potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir.

"Kami ingin memastikan potensi PAD tidak bocor. Kalau ini efektif, tentu akan kami tambah lagi jumlah kameranya," katanya.

Di sisi lain, Fadli juga menyoroti persoalan parkir liar truk angkutan barang di bahu jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan saat ini mulai membangun depo kontainer atau terminal angkutan barang di kawasan Kilometer (KM) 13 sebagai solusi jangka panjang.

Ia menyebut sekitar 90 persen kendaraan angkutan barang yang parkir liar sebenarnya terkendala tidak adanya tempat penampungan.

"Selama ini Balikpapan belum memiliki terminal angkutan barang. Makanya kebijakan strategis pembangunan depo kontainer ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan dan parkir liar," jelasnya.

Selain itu, Dishub Balikpapan juga tengah menyiapkan kantong parkir baru di kawasan MT Haryono bekerja sama dengan Citra City.

Lahan tersebut nantinya diproyeksikan mampu menampung sekitar 350 Satuan Mobil Penumpang (SMP) untuk mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan tersebut.

"Mudah-mudahan bulan Juni nanti sudah bisa diaplikasikan," pungkasnya. (Adv Diskominfo Kota Balikpapan)