Disdamkar Kukar Tangani 820 Laporan Non-Kebakaran

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Salah satu penanganan non-kebakaran oleh damkar kukar. Penanganan melepas cincin warga (Foto: Damkar Kukar)
Salah satu penanganan non-kebakaran oleh damkar kukar. Penanganan melepas cincin warga (Foto: Damkar Kukar)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Disdamkar Kukar Tangani 820 Laporan Non-Kebakaran

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Salah satu penanganan non-kebakaran oleh damkar kukar. Penanganan melepas cincin warga (Foto: Damkar Kukar)
Salah satu penanganan non-kebakaran oleh damkar kukar. Penanganan melepas cincin warga (Foto: Damkar Kukar)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Disdamkar Kukar Tangani 820 Laporan Non-Kebakaran

Salah satu penanganan non-kebakaran oleh damkar kukar. Penanganan melepas cincin warga (Foto: Damkar Kukar)

Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin

TENGGARONG - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kutai Kartanegara (Kukar) menangani ratusan laporan penyelamatan non-kebakaran sepanjang Januari hingga April 2026.

Total sebanyak 820 laporan telah ditindaklanjuti petugas dengan beragam jenis penanganan di lapangan.

Kepala Disdamkar Matan Kukar, Fida Hurasani mengatakan laporan yang diterima tidak hanya berkaitan dengan kondisi darurat kebakaran, tetapi juga berbagai kejadian unik yang memerlukan bantuan petugas penyelamatan.

Mulai dari evakuasi ular dan sarang tawon, mengambil telepon genggam yang jatuh ke sungai, hingga menurunkan kucing yang terjebak di plafon rumah menjadi bagian dari tugas yang dijalankan personel Disdamkar.

“Total ada 820 penyelamatan non-kebakaran yang kita tangani sejak Januari hingga April ini,” ujar Fida, Kamis (21/5/2026). Dari banyaknya laporan yang masuk, Fida mengaku beberapa permintaan bantuan warga terbilang tidak biasa.

Salah satunya ketika petugas diminta membantu menangkap bebek peliharaan yang lepas. Selain itu, petugas juga pernah menerima laporan kehilangan cincin emas, namun pelapor tidak mengetahui lokasi pasti perhiasan tersebut terjatuh sehingga menyulitkan proses pencarian.

“Ada sempat dapat laporan yang lucu, yakni minta bantuan cari cincin hilang tapi nggak tahu jatuh pastinya di mana, sehingga cukup menyulitkan petugas melakukan pencarian karena minim petunjuk,” ungkap Fida.

Meski sejumlah laporan terdengar unik dan di luar kebiasaan, Disdamkar Matan Kukar tetap berupaya merespons setiap aduan masyarakat selama masih berkaitan dengan tugas penyelamatan.

“Meski begitu kita tetap merespon setiap laporan yang masuk dan melihat kondisi dulu jika hendak menindaklanjuti laporan yang nyeleneh,” tambahnya.

Fida menegaskan pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, baik dalam penanganan kebakaran maupun berbagai kondisi penyelamatan non-kebakaran lainnya.

“Kami siap siaga 24 jam. Jadi bukan hanya kebakaran saja yang ditangani, tetapi semua bentuk penyelamatan yang memang membutuhkan bantuan petugas,” tandasnya.