Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok di Pasar Induk Penajam di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam dan Pasar Waru di Kelurahan Waru, Kecamatan Waru, Kamis (21/5/2026).
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU, Marlina mengatakan, inspeksi mendadak dilakukan jajaran pemerintah daerah bersama Kodim 0913, Polres dan Kejaksaan Negeri (Kejari) PPU untuk memastikan ketersediaan harga bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
Selain itu, juga untuk memastikan stabilitas harga serta mengantisipasi terjadinya kelangkaan komoditas pangan dan kenaikan harga yang tidak wajar. “Hari ini kami melakukan sidak di Pasar Induk Penajam dan Pasar Waru untuk memantau langsung terhadap pasokan dan perkembangan harga,” kata Marlina.
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan di kedua pasar tradisional tersebut, harga kebutuhan pokok relatif stabil. Meskipun terdapat beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan, namun secara umum masih terkendali lantaran stok yang tersedia di pasaran masih aman.
Harga daging sapi segar mengalami kenaikan menjadi Rp150 ribu per Kilogram (Kg), harga cabai keriting juga ada sedikit kenaikan menjadi Rp60 ribu per Kg dan harga cabai rawit antara Rp70 ribu per Kg.
Sedangkan daging ayam relatif stabil di harga Rp35 ribu per Kg, telur ayam seharga Rp60 ribu per piring, bawang merah Rp50 ribu per Kg, bawang putih Rp38 ribu per Kg.
Selain itu, harga minyak goreng bersubsidi yakni Miyakita seharga Rp15.700 per liter dan tepung terigu sebesar Rp13 ribu per Kg.
“Pemerintah daerah memastikan pasokan komoditas bahan kebutuhan pokok aman menjelang perayaan Iduladha,” pungkasnya.


