Aksi Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim Memanas, Massa Bakar Ban di Depan Kantor Gubernur

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Spanduk Golkar Kaltim partai Pembela Rakyat atau Partai Penghianat Rakyat. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)
Spanduk Golkar Kaltim partai Pembela Rakyat atau Partai Penghianat Rakyat. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Aksi Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim Memanas, Massa Bakar Ban di Depan Kantor Gubernur

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Spanduk Golkar Kaltim partai Pembela Rakyat atau Partai Penghianat Rakyat. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)
Spanduk Golkar Kaltim partai Pembela Rakyat atau Partai Penghianat Rakyat. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Aksi Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim Memanas, Massa Bakar Ban di Depan Kantor Gubernur

Spanduk Golkar Kaltim partai Pembela Rakyat atau Partai Penghianat Rakyat. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Reporter: Herdiansyah l Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA - Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Kamis (21/5/2026).

Dalam aksi tersebut, massa tidak hanya menyampaikan aspirasi masyarakat, tetapi juga membawa spanduk bertuliskan “Golkar Kaltim Pembela Rakyat atau Partai Penghianat Rakyat” yang dipasang di mobil komando.

Suasana aksi sempat memanas ketika salah satu orator menyampaikan ultimatum kepada aparat yang berjaga di pintu gerbang kantor gubernur.

“Kalau tidak dibukakan pintu pagar ini oleh bapak-bapak, maka rakyatlah sendiri yang memaksa masuk,” teriak salah satu orator dalam aksi tersebut.

Ketegangan semakin meningkat saat massa membakar ban bekas di tengah jalan umum tepat di depan Kantor Gubernur Kaltim.

Kobaran api dan asap hitam dari pembakaran ban sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Dalam orasinya, massa juga menyoroti sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintahan yang disebut-sebut ditempati oleh keluarga Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.

Mereka meminta adanya transparansi dan penjelasan terkait penempatan sejumlah posisi tersebut.

Aparat keamanan tampak berjaga di sekitar lokasi aksi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.