Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin
TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau kembali menyiapkan tradisi bakar ikan massal Manutung Jukut sebagai salah satu agenda perayaan HUT Berau 2026.
Namun kali ini, kegiatan tersebut tidak hanya diposisikan sebagai acara seremonial tahunan, melainkan juga diharapkan mampu memberi dampak bagi perputaran ekonomi masyarakat.
Dinas Perikanan (Diskan) Berau menilai kegiatan yang melibatkan ribuan warga itu dapat menjadi peluang untuk memperkenalkan hasil perikanan lokal sekaligus menarik kunjungan wisatawan saat perayaan hari jadi daerah berlangsung.
Kepala Bidang Budi Daya Diskan Berau, Budiono, mengatakan pihaknya tengah menyusun konsep pelaksanaan agar Manutung Jukut tahun ini lebih meriah dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah yang mulai mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai penopang baru daerah.
Meski masih menghadapi penyesuaian anggaran akibat efisiensi belanja daerah, Diskan tetap optimistis agenda itu dapat terlaksana.
Salah satu langkah yang disiapkan yakni melibatkan dukungan dari perusahaan swasta, vendor hingga mitra pembangunan. “Kami berupaya agar kegiatan ini tetap berjalan karena manfaatnya cukup besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain menjadi hiburan rakyat, Manutung Jukut juga dimanfaatkan untuk mengampanyekan pentingnya konsumsi ikan melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).
Diskan Berau sendiri telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 juta untuk pengadaan ikan. Dari anggaran tersebut, diperkirakan sekitar empat ton ikan akan disiapkan untuk kebutuhan acara.
Budiono menyebut jumlah tersebut masih bisa bertambah melalui dukungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun partisipasi pihak swasta.
Saat ini, persiapan masih difokuskan pada sosialisasi kegiatan dan memastikan ketersediaan stok ikan. Diskan juga akan melakukan pengecekan kualitas agar ikan yang digunakan tetap layak konsumsi dan memenuhi standar.
Rencananya, Manutung Jukut tetap digelar pada September 2026 bersamaan dengan rangkaian peringatan HUT Kabupaten Berau.


