Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU tidak akan memangkas Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di tahun ini, meskipun kondisi Benuo Taka sedang mengalami tekanan fiskal.
“Meskipun PPU sedang mengalami penurunan fiskal, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk mempertahankan besaran TPP atau tidak melakukan pemotongan,” kata Mudyat, Jumat (22/5/2026).
Pemerintah daerah, kata dia, tidak melakukan pemangkasan TPP meskipun APBD PPU 2026 mengalami penurunan yang cukup drastis, hal disebut sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan pegawai.
Selain itu, juga tetap menjaga motivasi pegawai dalam meningkatkan kinerja dan layanan publik. “Kami berharap para ASN baik tenaga medis maupun guru terus berupaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat,” ujarnya.
Mudyat meminta seluruh guru yang ada di Benuo Taka agar terus meningkatkan kompetensi agar dapat menciptakan generasi penerus yang unggul dan berdaya saing.
Peningkatan kompetensi terhadap guru perlu dilakukan untuk menghadapi tantangan terhadap arus perkembangan teknologi serta menghadapi Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Peran guru sangat penting dalam menyiapkan generasi muda di PPU untuk menghadapi persaingan IKN serta perkembangan global,” pungkasnya.


