Hadapi Musim Kemarau, Warga PPU Diminta Hemat saat Gunakan Air Bersih

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Hadapi Musim Kemarau, Warga PPU Diminta Hemat saat Gunakan Air Bersih

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Hadapi Musim Kemarau, Warga PPU Diminta Hemat saat Gunakan Air Bersih 

Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengimbau seluruh pelanggan untuk melakukan penghematan penggunaan air bersih. Imbauan ini dalam menghadapi musim kemarau 2026, . 

Sebab, saat ini pasokan air baku di beberapa unit Water Treatment Plant (WTP) yang dikelola Perumda AMDT mulai mengalami penyusutan. “Untuk menyikapi kondisi kemarau, pelanggan diharapkan melakukan penghematan penggunaan air,” kata Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid, Sabtu (23/5/2026).

Selain itu, Perumda AMDT juga mengingatkan seluruh masyarakat menyiapkan penampungan air untuk mengantisipasi menyusutnya pasokan layanan air bersih dari Perumda AMDT akibat kemarau. 

“Masyarakat sebaiknya memiliki wadah penampungan air bersih. Karena, kita tidak tahu persis kapan akan mengalami penyusutan air baku yang mengakibatkan Perumda AMDT tidak bisa lagi berkontribusi dalam menyalurkan air,” ujarnya. 

Abdul Rasyid mengungkapkan, pemerintah daerah bersama Perumda AMDT saat ini sedang melakukan pemetaan kolam retensi alam yang memiliki cadangan air baku yang dapat dimanfaatkan nantinya sebagai pasokan air baku. 

“Kolam retensi alam ini akan dimanfaatkan kalau terjadi krisis air baku. Itu salah satu upaya jangka pendek yang bisa dilakukan untuk menghadapi ancaman krisis air di musim kemarau,” pungkasnya.