Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin
SAMARINDA - Kebakaran melanda kawasan Jalan Revolusi, Kota Samarinda, Sabtu (23/5/2026) siang. Sedikitnya enam bangunan dilaporkan hangus dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.35 WITA.
Salah seorang warga setempat, Bagus mengaku awalnya hanya melihat kepulan asap sebelum api membesar dan memicu kepanikan warga sekitar.
“Awalnya asap, pas kami dekati apinya tambah besar. Pas kacanya meledak ya kami keluar lagi, kembali meledak,” ucap Bagus di lokasi kejadian.
Ia menduga suara ledakan berasal dari kaca bangunan yang pecah akibat panas tinggi saat kebakaran berlangsung.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Samarinda, Akhmad Supriyanto mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tiga posko pemadam setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Tadi kami mendapat laporan sekitar jam 13.35 WITA. Karena lokasi padat penduduk, kami langsung turunkan tiga posko,” kata Akhmad Supriyanto.
Ia mengatakan, proses pemadaman juga dibantu relawan sehingga api dapat segera diantisipasi agar tidak semakin meluas.
Berdasarkan data sementara, total terdapat enam bangunan yang terbakar terdiri dari empat rumah tunggal dan dua bangsal. Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.
“Soal ledakan kemungkinan imbas dari kebakaran rumah tadi, tapi situasi masih aman,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, beberapa relawan sempat mengalami sesak napas akibat tebalnya asap kebakaran dan harus mendapatkan penanganan tim ambulans.
“Tadi ada relawan sesak napas karena asap dan sempat dibawa ambulans,” tuturnya.
Meski lokasi berada di kawasan dengan akses jalan relatif sempit, proses penanganan disebut tidak mengalami kendala berarti dalam suplai air. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah petugas berjibaku di lokasi kejadian.


