Percepat Peningkatan Layanan, 11 Puskesmas di PPU Terapkan BLUD

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Plt Kepala Dinkes PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Plt Kepala Dinkes PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Percepat Peningkatan Layanan, 11 Puskesmas di PPU Terapkan BLUD

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Plt Kepala Dinkes PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Plt Kepala Dinkes PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Percepat Peningkatan Layanan, 11 Puskesmas di PPU Terapkan BLUD

Plt Kepala Dinkes PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM - Seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menerapkan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di 2026. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) PPU, dr Lukasiwan Eddy Saputro mengatakan pemkab memiliki 11 Puskesmas yang tersebar di Kecamatan Penajam, Waru, Babulu dan Sepaku telah menjadi BLUD di tahun ini. 

“11 Puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan sudah BLUD di tahun ini,” kata Lukas, Sabtu (23/5/2026). 

Lukas mengungkapkan, seluruh Puskesmas di PPU menerapkan BLUD sebagai salah satu upaya pemerintah daerah dalam percepatan peningkatan layanan masyarakat. 

“BLUD diterapkan di setiap Puskesmas untuk mendorong kemandirian dan percepatan pengembangan pelayanan,” jelasnya. 

Kata dia, penerapan BLUD akan mendorong Puskesmas dalam kemandirian finansial. Jadi, Puskesmas dapat mengelola keuangan sendiri tanpa ketergantungan sepenuhnya dengan alokasi anggaran pemerintah. 

“Penerapan BLUD ini juga mendorong peningkatan kompetensi pegawai dalam manajemen keuangan dan administrasi serta  peningkatan SDM tenaga medis dan paramedis,” terangnya. 

Lukas berharap dengan adanya penerapan BLUD di setiap Puskesmas dapat berdampak langsung terhadap peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat Benuo Taka. 

“Kami berharap penerapan BLUD ini, setiap puskesmas dapat melakukan percepatan pengembangan layanan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.