Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan
TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan keberadaan petugas kebersihan lanjut usia tetap menjadi perhatian. Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menegaskan pihaknya tidak ingin para petugas kebersihan berusia di atas 60 tahun kehilangan pekerjaan.
Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, jumlah petugas kebersihan yang bertugas membersihkan jalan, taman hingga tempat pemakaman umum (TPU) mencapai sekitar 800 orang. Dari jumlah tersebut, sebagian di antaranya masih aktif bekerja meski telah memasuki usia lanjut.
Komitmen mempertahankan para petugas itu disampaikan Aulia saat menyerahkan sarana kerja kepada ratusan tenaga kebersihan di Taman Ulin, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Minggu (24/5/2026).
“Saya sempat sampaikan ke pak Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah DLHK untuk tidak melakukan pengurangan terhadap petugas kebersihan yang berusia di atas 60 tahun,” ujar Aulia.
Ia menilai keberadaan petugas kebersihan memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman. Karena itu, pemerintah daerah disebut akan terus memperjuangkan keberlangsungan kerja para petugas tersebut.
“Kami akan memperjuangkan bapak ibu sekalian hingga tetes darah penghabisan. Jadi kalau ada yang kata pasukan merah putih (petugas kebersihan) hendak dikurangi, jangan dipercaya,” tegas Aulia.
Selain itu, ia meminta para petugas kebersihan tetap fokus menjalankan tugas tanpa perlu terlalu khawatir mengenai nasib pekerjaan mereka ke depan.
“Jangan terlalu dipikirkan, pokoknya fokus saja bekerja,” tambahnya.
Di sisi lain, Pemkab Kukar juga tengah mencari formula agar penghasilan petugas kebersihan dapat meningkat hingga mendekati upah minimum regional (UMR), namun tanpa mengurangi jumlah tenaga kerja yang ada saat ini.
“Mohon maaf, mungkin ada beberapa yang nuntut gaji UMR tapi kata pak Kabid kalau kita lakukan itu, maka petugas yang usia 60 tahun ke atas akan dikurangi, sehingga kita carikan dulu aturannya. Jadi besabaran aja dulu untuk saat ini,” ungkapnya.
Melalui upaya tersebut, pemerintah berharap para petugas kebersihan tetap menjaga semangat dan kinerja mereka demi mempertahankan kebersihan lingkungan di wilayah Kukar.


