NUNUKAN – Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal Kota Tarakan yang tergabung dalam Kloter 07 Embarkasi Balikpapan (BPN). Salah seorang jemaah, Irama Binti Maduta, dilaporkan meninggal dunia sesaat sebelum keberangkatan menuju Arafah untuk menjalankan rangkaian puncak ibadah haji.
Almarhumah tergabung dalam Rombongan delapan Regu 31 dan menempati Hotel 802 kamar 1321 di Makkah. Berdasarkan data manifes jemaah, almarhumah tercatat menggunakan nomor paspor X7216424.
Ketua Kloter 07 Embarkasi Balikpapan, H Sayid Abdullah, membenarkan kabar wafatnya jemaah tersebut. Ia mengatakan, almarhumah meninggal dunia saat persiapan pergeseran jemaah menuju Arafah berlangsung.
“Benar, salah satu jemaah haji asal Kota Tarakan atas nama Irama Binti Maduta telah meninggal dunia di hotel sebelum proses pergeseran menuju Arafah. Saat ini seluruh proses penanganan telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Sayid kepada pusaranmedia.com, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, petugas kloter bersama tenaga kesehatan dan pihak terkait bergerak cepat melakukan penanganan terhadap almarhumah, termasuk koordinasi administrasi dan pendampingan terhadap keluarga maupun jemaah satu rombongan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tarakan dr H Khairul yang juga tergabung dalam rombongan jemaah haji dilaporkan turut mendatangi kamar almarhumah untuk memastikan proses penanganan berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan.
Kepergian almarhumah menyisakan duka mendalam bagi sesama jemaah haji asal Kaltara, khususnya Kota Tarakan. Petugas kloter mengimbau seluruh jemaah untuk tetap menjaga kondisi kesehatan menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah yang menjadi puncak ibadah haji.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” pungkas Sayid.


