Kapolda Kaltim Nyatakan Perang terhadap Narkoba di Benua Etam

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kapolda Kaltim Nyatakan Perang terhadap Narkoba di Benua Etam

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kapolda Kaltim Nyatakan Perang terhadap Narkoba di Benua Etam 

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Polda Kalimantan Timur (Kaltim) mengungkap dua kasus penyelundupan narkotika yang melibatkan dua warga negara asing (WNA) dalam konferensi pers di Gedung Mahakam Mapolda Kaltim, Selasa (26/5/2026).

Kasus pertama melibatkan seorang perempuan WNA asal Malaysia berinisial S yang menyelundupkan sabu seberat lebih dari 1 kilogram (kg) melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.

Sementara kasus kedua melibatkan seorang pria WNA asal Belanda berinisial WF yang diduga menyelundupkan ribuan butir ekstasi dari Jerman untuk diracik kembali. Dari tangan pelaku, polisi menyita 1.190 butir ekstasi atau inex berwarna kuning dengan logo Rolex.

Terungkapnya dua kasus tersebut mendapat atensi serius dari Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro. 

Ia menilai jalur transportasi internasional yang langsung menuju Kaltim kini mulai dimanfaatkan pelaku narkotika untuk memasok barang haram ke wilayah Benua Etam.

Kapolda Kaltim menegaskan, pihaknya akan memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk wilayah Kaltim, terutama jalur penerbangan internasional dan pengiriman barang dari luar negeri.

"Saat ini kita sudah memperoleh hasil penindakan penerbangan khusus direct dari Kuala Lumpur ke Indonesia. Tentunya ini adalah hal yang sangat kita khawatirkan ketika jalur penerbangan internasional itu digunakan sebagai jalur transportasi, termasuk tadi pengiriman melalui jasa pengiriman langsung dari luar negeri direct ke sini," kata Irjen Pol Endar.

Untuk mengantisipasi dan memutus rantai penyelundupan narkotika, Polda Kaltim akan meningkatkan sinergi bersama berbagai pemangku kepentingan di kawasan bandara dan pelabuhan.

"Tentunya ini perlu kerja sama dengan stakeholder terkait, dengan airport, dengan Bea Cukai, dan pihak lainnya. Saya yakin mungkin saja ada yang terlewat, tapi ke depan kita akan proaktif melakukan pengawasan terhadap hal-hal seperti ini," jelasnya.

Kapolda juga meminta masyarakat, khususnya yang berada di sekitar kawasan bandara dan jalur distribusi logistik, agar turut aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

"Informasi masyarakat di sekitar bandara juga penting. Hal-hal yang mencurigakan, barang yang tidak familier, barang tidak biasa, tentunya ini bisa kita awasi kembali ke depannya," tambahnya.

Melalui komitmen bersama antara kepolisian, Bea Cukai, otoritas bandara, hingga Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Irjen Pol Endar menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di Kaltim.

"Kita semua sepakat bahwa kita harus melawan narkoba, kita harus memberantas narkoba demi menjamin masa depan anak-anak kita untuk terhindar dari bahaya narkoba," pungkasnya.