Vila Terapung Bontang Kuala Disiapkan Jadi Magnet Wisata Premium Kaltim

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Villa Bontang Kuala. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Villa Bontang Kuala. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Vila Terapung Bontang Kuala Disiapkan Jadi Magnet Wisata Premium Kaltim

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Villa Bontang Kuala. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Villa Bontang Kuala. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Vila Terapung Bontang Kuala Disiapkan Jadi Magnet Wisata Premium Kaltim

Villa Bontang Kuala. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Reporter: Lutfi Aziz  | Editor: Bambang Irawan

BONTANG - Pemerintah Kota Bontang mulai menggeser arah pembangunan ekonomi dengan mendorong sektor pariwisata premium sebagai sumber pertumbuhan baru. 

Salah satu langkah strategis yang kini ditawarkan kepada investor ialah proyek vila terapung di kawasan pesisir Bontang Kuala, Kalimantan Timur.

Konsep penginapan eksklusif di atas laut itu diproyeksikan menjadi magnet baru bagi wisatawan nasional hingga kalangan ekspatriat yang bekerja maupun beraktivitas di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Muhammad Aspiannur mengatakan, pengembangan vila terapung menjadi bagian dari upaya hilirisasi sektor pariwisata agar Bontang tidak terus bergantung pada industri pengolahan sebagai penopang utama ekonomi daerah.

“Pemkot Bontang kini tancap gas mendorong investasi berbasis pengalaman dan daya tarik kawasan. Salah satunya pengembangan vila laut,” ujarnya Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, proyek yang diberi nama Vila Bontang Kuala itu mengusung konsep boutique resort terapung dengan fasilitas bertaraf internasional. Penginapan premium tersebut dirancang tetap menyatu dengan karakter khas kampung pesisir yang selama ini menjadi identitas Bontang Kuala.

Kawasan itu memang telah lama dikenal sebagai ikon wisata bahari Kalimantan Timur. Deretan rumah dan bangunan yang berdiri di atas laut, dipadukan jalur pejalan kaki dari kayu ulin, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Namun, meningkatnya potensi kunjungan wisatawan ke Kalimantan Timur seiring pembangunan IKN dinilai membuka peluang pasar baru, khususnya bagi wisatawan kelas menengah ke atas dan ekspatriat yang membutuhkan fasilitas penginapan eksklusif.

“Proyek ini tidak hanya menyuguhkan kamar premium dengan panorama laut dan hutan mangrove, tetapi juga mengintegrasikan sentra kuliner khas pesisir serta pusat kebudayaan lokal,” katanya.

Pemkot Bontang menegaskan pengembangan kawasan wisata tersebut tidak akan menghilangkan identitas asli Bontang Kuala. Sebaliknya, konsep investasi diarahkan untuk mengangkat budaya bahari lokal menjadi produk wisata premium yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Selain menjual keunikan kawasan, pemerintah juga menawarkan berbagai kemudahan investasi bagi calon penanam modal. Mulai dari percepatan layanan perizinan berbasis OSS, kepastian hukum, hingga peluang insentif bagi investor yang berkomitmen menyerap tenaga kerja lokal.

Aspiannur optimistis proyek vila terapung itu dapat menjadi peluang bisnis menjanjikan di tengah meningkatnya arus kunjungan ke Kalimantan Timur akibat pembangunan IKN yang terus masif.