Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan distribusi pupuk bersubsidi di wilayah Benuo Taka berjalan lancar sesuai dengan kebutuhan petani.
Kepala Distan PPU, Rozihan Asward mengatakan, Dinas Pertanian terus melakukan pengawasan terkait dengan pasokan di setiap kios penyalur pupuk subsidi di wilayah PPU. Pengawasan dilakukan untuk memastikan stok pupuk subsidi tersedia di setiap kios.
“Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan di lapangan, pasokan pupuk subsidi berjalan lancar,” kata Rozihan, Jumat (29/5/2026).
Pemerintah daerah terus melakukan pengawasan pupuk subsidi karena saat ini tanaman padi tengah memasuki tahap pemupukan. Dinas Pertanian PPU terus berupaya memastikan ketersediaan pupuk subsidi sesuai dengan kebutuhan.
“Jangan sampai terjadi kekurangan pasokan. Kalau pupuk kurang, maka akan mempengaruhi produktivitas pertanian,” ujarnya.
Selain pupuk subsidi berbahan kimia, kata Rozihan, pemerintah pusat juga menyiapkan kuota pupuk organik. Penyediaan pupuk organik ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi penggunaan pupuk berbahan kimia.
“Pemerintah juga memberikan kuota pupuk organik di tahun ini,” pungkasnya.
Diketahui, di tahun ini, Kabupaten PPU mendapatkan kuota pupuk subsidi dari pemerintah pusat sebanyak 6.134.604 Kilogram (Kg) atau 6.134 ton lebih.
Kuota pupuk subsidi tersebut terdiri dari pupuk urea sebanyak 2.606.996 Kg atau 2.606 ton lebih, NPK 3.339.164 Kg atau 3.339 ton dan pupuk organik sebanyak 188.44 Kg atau 188 ton lebih.
Kuota pupuk subsidi init sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dengan jumlah petani yang tersebar di seluruh kecamatan mencapai 8.000 orang yang terdiri dari 700 kelompok tani.


