Warga Pesisir Derawan Diajari Ubah Limbah Kelapa Jadi Produk Bernilai

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ketua Dekranasda Berau, Edy Suswanto, memperlihatkan hasil kerajinan berbahan limbah kelapa saat pelatihan industri kreatif di Pendopo Kantor Camat Pulau Derawan, Jumat (29/5/2026). (Foto: Nur Hidayah/ Pusaranmedia.com)
Ketua Dekranasda Berau, Edy Suswanto, memperlihatkan hasil kerajinan berbahan limbah kelapa saat pelatihan industri kreatif di Pendopo Kantor Camat Pulau Derawan, Jumat (29/5/2026). (Foto: Nur Hidayah/ Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Warga Pesisir Derawan Diajari Ubah Limbah Kelapa Jadi Produk Bernilai

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ketua Dekranasda Berau, Edy Suswanto, memperlihatkan hasil kerajinan berbahan limbah kelapa saat pelatihan industri kreatif di Pendopo Kantor Camat Pulau Derawan, Jumat (29/5/2026). (Foto: Nur Hidayah/ Pusaranmedia.com)
Ketua Dekranasda Berau, Edy Suswanto, memperlihatkan hasil kerajinan berbahan limbah kelapa saat pelatihan industri kreatif di Pendopo Kantor Camat Pulau Derawan, Jumat (29/5/2026). (Foto: Nur Hidayah/ Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Warga Pesisir Derawan Diajari Ubah Limbah Kelapa Jadi Produk Bernilai

Ketua Dekranasda Berau, Edy Suswanto, memperlihatkan hasil kerajinan berbahan limbah kelapa saat pelatihan industri kreatif di Pendopo Kantor Camat Pulau Derawan, Jumat (29/5/2026). (Foto: Nur Hidayah/ Pusaranmedia.com)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan

TANJUNG REDEB - Tumpukan limbah kelapa yang selama ini kerap dianggap tak berguna mulai dilirik sebagai peluang ekonomi baru di wilayah pesisir Kabupaten Berau. 

Melalui pelatihan kerajinan kreatif yang digelar di Pendopo Kantor Camat Pulau Derawan, Jumat (29/5/2026), masyarakat diajak mengubah sisa bahan alam menjadi produk bernilai jual tinggi.

Program yang menjadi bagian dari pengembangan industri daerah itu diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat kepulauan melalui sektor kreatif berbasis potensi lokal. 

Tidak hanya mengajarkan teknik pengolahan limbah kelapa, pelatihan juga membuka ruang bagi warga untuk menciptakan produk khas yang dapat dipasarkan sebagai cendera mata wisata.

Ketua Dekranasda Berau, Edy Suswanto, menyebut geliat komunitas kreatif di Berau mulai menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan. Beberapa hasil kerajinan bahkan mulai dikenal luas dan mendapat perhatian melalui media sosial.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal positif bahwa industri kreatif berbasis bahan alami memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama di kawasan wisata seperti Kepulauan Derawan. 

“Dukungan pelatihan dan pendampingan ini sangat penting agar masyarakat mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pasar,” ucapnya.

Pelatihan tersebut menyasar para pengrajin lokal yang telah memiliki kemampuan dasar kerajinan, namun masih membutuhkan peningkatan keterampilan dalam pengolahan limbah kelapa dan anyaman rotan. 

“Peserta diberikan materi melalui presentasi, diskusi interaktif, hingga praktik langsung agar lebih mudah diterapkan dalam usaha mandiri,” ujarnya.

Edy menegaskan, limbah yang sebelumnya tidak memiliki nilai ekonomi dapat berubah menjadi produk kreatif bernilai tinggi jika diolah secara serius dan berkelanjutan. Ia berharap hasil kerajinan masyarakat nantinya mampu menjadi identitas baru produk khas wisata Pulau Derawan.

Sementara itu, Camat Pulau Derawan, Ariyanto, menilai program tersebut membuka peluang usaha baru bagi masyarakat pesisir, khususnya ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil. 

“Selain membantu menambah penghasilan warga, pemanfaatan limbah kelapa ini mampu mengurangi sampah di kawasan kepulauan,” tambahnya.

Ia berharap pelatihan serupa dapat terus dilakukan agar masyarakat semakin kreatif dan mandiri dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.