Rumah Walet di Nunukan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Upaya pemadaman kebakaran Rumah Burung Walet di Nunukan Selatan oleh personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan (Foto: Damkar Nunukan)
Upaya pemadaman kebakaran Rumah Burung Walet di Nunukan Selatan oleh personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan (Foto: Damkar Nunukan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Rumah Walet di Nunukan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Upaya pemadaman kebakaran Rumah Burung Walet di Nunukan Selatan oleh personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan (Foto: Damkar Nunukan)
Upaya pemadaman kebakaran Rumah Burung Walet di Nunukan Selatan oleh personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan (Foto: Damkar Nunukan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Rumah Walet di Nunukan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

Upaya pemadaman kebakaran Rumah Burung Walet di Nunukan Selatan oleh personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan (Foto: Damkar Nunukan)

Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin

NUNUKAN – Sebuah rumah sarang burung walet milik Ancu (30), warga Jalan Dewi Sartika RT 08, Sei Lancang, Kelurahan Nunukan Selatan, hangus terbakar, Senin (1/6/2026).

Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada meteran yang terpasang di bangunan tersebut. Berdasarkan keterangan warga sekitar, sebelum api membesar sempat terdengar suara ledakan cukup keras yang diduga berasal dari instalasi listrik.

Tidak lama setelah suara ledakan terdengar, kobaran api dengan cepat melahap bangunan semi permanen berukuran sekitar 4X6 meter persegi itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan, Wahyudi Kawariyin mengatakan personelnya menerima laporan kebakaran dari masyarakat yang langsung ditindaklanjuti dengan menurunkan personel dan armada pemadaman.

"Begitu menerima laporan, petugas dari Sektor Selatan langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan," ujar Wahyudi kepada pusaranmedia.com.

Menurutnya, sebelum petugas tiba, warga sekitar telah berupaya memadamkan api secara manual. Tapi karena material bangunan mudah terbakar, kobaran api terus membesar.

Setibanya di lokasi, petugas pemadam kebakaran segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

"Kurang dari 15 menit api berhasil dipadamkan. Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan selama kurang lebih 30 menit guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa," katanya.

Wahyudi menjelaskan, jarak antara bangunan yang terbakar dengan rumah warga terdekat hanya sekitar tujuh meter. Beruntung, petugas berhasil melokalisasi api sehingga tidak menjalar ke permukiman di sekitarnya.

Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran.

Akibat peristiwa itu, satu unit rumah sarang burung walet ludes terbakar. Selain itu, satu rumah warga di sekitar lokasi turut terdampak akibat paparan panas yang ditimbulkan kobaran api.

"Salah satu rumah warga mengalami kerusakan pada bagian kaca jendela yang pecah akibat radiasi panas dari kebakaran," jelasnya.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. 

"Kerugiannya cukup besar karena bangunan tersebut merupakan rumah sarang walet yang sudah produktif dan menghasilkan," pungkasnya.