Mengenal Prayunita Utami: Dari Dunia Kebidanan Menjadi Pimpinan DPRD Kutim

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kutai Timur, Prayunita Utami. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kutai Timur, Prayunita Utami. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Mengenal Prayunita Utami: Dari Dunia Kebidanan Menjadi Pimpinan DPRD Kutim

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kutai Timur, Prayunita Utami. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kutai Timur, Prayunita Utami. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Mengenal Prayunita Utami: Dari Dunia Kebidanan Menjadi Pimpinan DPRD Kutim 

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kutai Timur, Prayunita Utami. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA - Prayunita Utami merupakan seorang politikus sekaligus tenaga kesehatan yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) periode 2024–2029. 

Sebelum terlibat dalam dunia politik, ia lebih dahulu berkarier sebagai bidan dan menjalani profesi yang membawanya berinteraksi langsung dengan masyarakat, terutama perempuan dan anak.

Lahir pada 13 Juni 1993, Prayunita tumbuh di Kabupaten Kutim, Kalimantan Timur (Kaltim). Masa kecil dan remajanya berlangsung di lingkungan masyarakat pedesaan yang masih menghadapi berbagai keterbatasan layanan publik. 

Pengalaman tersebut menjadi salah satu faktor yang membentuk pemahamannya terhadap persoalan kesehatan, pendidikan, dan pembangunan daerah.

Pendidikan menengahnya ditempuh di SMAN 1 Muara Ancalong dan diselesaikan pada 2010. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kaltim pada program Diploma III Kebidanan.

Pendidikan di bidang kesehatan kemudian diteruskan hingga meraih gelar Sarjana Terapan Kebidanan (S.Tr.Keb) dari Strada Indonesia Kediri. Selanjutnya, ia menyelesaikan pendidikan Magister Kesehatan (M.Kes).

Karier profesional Prayunita dimulai sebagai bidan. Dalam profesi tersebut, ia terlibat dalam pelayanan kesehatan dasar, pendampingan ibu hamil, serta berbagai program kesehatan masyarakat. 

Pekerjaan itu memberinya pengalaman langsung mengenai kondisi layanan kesehatan di daerah, termasuk tantangan yang dihadapi masyarakat dalam mengakses fasilitas kesehatan.

Seiring waktu, keterlibatannya dalam kegiatan sosial dan organisasi masyarakat semakin meningkat. Pengalaman berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat memperluas ruang pengabdiannya, tidak hanya dalam bidang kesehatan tetapi juga pada isu-isu sosial dan pembangunan daerah.

Prayunita kemudian bergabung dengan Partai NasDem dan aktif dalam aktivitas politik di Kabupaten Kutim. 

Melalui partai tersebut, ia mengikuti kontestasi politik lokal dan berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Kutim. 

Kepercayaan masyarakat mengantarkannya menjabat sebagai anggota legislatif selama dua periode.

Selama berada di DPRD, perhatian Prayunita banyak tertuju pada sektor kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak, peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat, serta upaya penanganan stunting. 

"Ini bukan sekadar tugas di DPRD, tetapi juga panggilan hati untuk membangun daerah ini bersama-sama," ujar Prayunita.

Selain itu, ia juga terlibat dalam pembahasan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan pelayanan publik di wilayah Kabupaten Kutim.

Pada periode 2024–2029, Prayunita dipercaya menduduki jabatan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kutim. 

Dalam posisi tersebut, ia memiliki peran dalam fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah bersama unsur pimpinan DPRD lainnya.

Wilayah daerah pemilihannya meliputi Kecamatan Bengalon, Sangkulirang, Karangan, Kaubun, dan Sandaran. Kawasan-kawasan tersebut menjadi bagian dari ruang kerja politiknya dalam menyerap aspirasi masyarakat serta mengawal pelaksanaan program pembangunan daerah.

Perjalanan Prayunita Utami memperlihatkan perpindahan peran dari tenaga kesehatan ke ranah politik lokal. 

Latar belakangnya sebagai bidan menjadi salah satu unsur yang mewarnai perhatian dan fokus kerjanya dalam bidang kesehatan masyarakat, sementara kiprahnya di DPRD menempatkannya sebagai bagian dari proses pengambilan kebijakan di Kabupaten Kutim.