Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mengerahkan Posyandu dalam pencegahan dan penanggulangan stunting di Benuo Taka.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen menekan angka anak stunting dengan mengerahkan lintas sektoral, termasuk Posyandu.
“Pencegahan dan penanggulangan stunting merupakan program nasional sehingga melibatkan lintas sektoral termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Kantor Kementerian Agama, TNI, Polri hingga Posyandu,” kata Lukas, Senin (1/6/2026).
Lukas mengungkapkan, Dinkes PPU terus memberikan pelatihan kepada kader Posyandu terkait dengan penanggulangan dan pencegahan stunting. Karena, Posyandu merupakan garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat.
“Kami meminta ibu hamil dan balita agar rutin melakukan pemeriksaan dan imunisasi di Posyandu,” ujarnya.
Ia menekankan, Dinkes PPU memastikan program pemberian makanan tambahan kepada anak stunting maupun ibu hamil tetap dijalankan di tengah tekanan fiskal daerah.
Pemberian makanan tambahan untuk anak stunting dan ibu hamil disalurkan Dinkes PPU melalui Posyandu.
“Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) juga menyasar balita, ibu hamil dan ibu menyusui. Hal tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam pencegahan stunting,” pungkasnya.


