Jemaah Haji Kaltara Tuntaskan Rukun Haji, Kini Fokuskan Ibadah dan Ziarah Sejarah Islam di Makkah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Para jemaah haji berswafoto usai melaksanakan ziarah ke sejumlah lokasi wisata religi di Makkah. (Foto: H Sayid Abdullah)
Para jemaah haji berswafoto usai melaksanakan ziarah ke sejumlah lokasi wisata religi di Makkah. (Foto: H Sayid Abdullah)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Jemaah Haji Kaltara Tuntaskan Rukun Haji, Kini Fokuskan Ibadah dan Ziarah Sejarah Islam di Makkah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Para jemaah haji berswafoto usai melaksanakan ziarah ke sejumlah lokasi wisata religi di Makkah. (Foto: H Sayid Abdullah)
Para jemaah haji berswafoto usai melaksanakan ziarah ke sejumlah lokasi wisata religi di Makkah. (Foto: H Sayid Abdullah)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Jemaah Haji Kaltara Tuntaskan Rukun Haji, Kini Fokuskan Ibadah dan Ziarah Sejarah Islam di Makkah

Para jemaah haji berswafoto usai melaksanakan ziarah ke sejumlah lokasi wisata religi di Makkah. (Foto: H Sayid Abdullah)

Reporter: Diansyah | Editor: Bambang Irawan

NUNUKAN – Seluruh jemaah haji asal Kalimantan Utara (Kaltara) yang tergabung dalam Kloter 07 Embarkasi Balikpapan telah menyelesaikan seluruh rangkaian rukun haji dengan sempurna setelah pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).

Setelah menyelesaikan prosesi wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melontar jumrah di Mina, serta melaksanakan tawaf ifadah, sai dan tahalul akhir, para jemaah kini memasuki tahapan ibadah lanjutan dan kegiatan ziarah ke sejumlah lokasi bersejarah di Kota Makkah dan sekitarnya.

Ketua Kloter 07 Embarkasi Balikpapan, H Sayid Abdullah, mengatakan seluruh jemaah haji asal Kaltara dalam kondisi baik dan telah berhasil menuntaskan rukun haji sesuai ketentuan syariat.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah haji Kaltara telah menyelesaikan rukun haji secara sempurna setelah pelaksanaan Armuzna. Tawaf ifadah, sai, dan tahalul akhir juga telah ditunaikan sehingga jemaah kini dapat lebih fokus menjalankan ibadah sunnah dan kegiatan ziarah,” ujarnya.

Menurut Sayid, usai berakhirnya puncak haji, jemaah memanfaatkan waktu yang tersisa di Tanah Suci untuk memperdalam pemahaman sejarah Islam melalui kunjungan ke sejumlah situs penting yang memiliki nilai historis tinggi.

Pada Selasa (2/6/2026), jemaah melaksanakan ziarah ke berbagai lokasi bersejarah, di antaranya Jabal Tsur, Jabal Rahmah, kawasan Muzdalifah, Mina, serta Jabal Nur yang dikenal sebagai lokasi Gua Hira, tempat pertama kali Nabi Muhammad SAW menerima wahyu.

Selain itu, jemaah juga mengambil umrah sunnah dengan mengambil miqat di Masjid Ji'ronah. Masjid tersebut merupakan salah satu lokasi bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan dakwah Rasulullah SAW dan dikenal sebagai tempat beliau mengambil miqat umrah setelah Perang Hunain.

“Ziarah ini tidak hanya menjadi sarana menambah wawasan sejarah Islam, tetapi juga memperkuat spiritualitas jemaah selama berada di Tanah Suci,” katanya.

Lebih lanjut, Sayid menjelaskan bahwa sebelum jadwal kepulangan ke Indonesia, jemaah masih memiliki sejumlah agenda keagamaan dan ziarah yang telah disusun oleh petugas kloter.

Salah satu agenda yang akan dilaksanakan adalah perjalanan ziarah Sirah Nabawiyah ke Kota Taif pada 4 Juni 2026. Kota yang berada di sebelah tenggara Makkah tersebut memiliki nilai sejarah penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW.

“InsyaAllah pada 4 Juni jemaah akan melaksanakan ziarah ke Kota Taif. Selain mengunjungi lokasi-lokasi bersejarah yang berkaitan dengan perjuangan dakwah Rasulullah SAW, jemaah juga akan mengambil miqat untuk melaksanakan umrah sunnah,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan jemaah hingga menjelang kepulangan terus dipantau dan didampingi oleh petugas kloter guna memastikan kondisi kesehatan serta kelancaran pelaksanaan ibadah.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, jamaah haji asal Kaltara dijadwalkan bertolak kembali ke Tanah Air pada, 15 Juni 2026 pukul 20.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Dengan selesainya seluruh rukun haji dan berbagai rangkaian ibadah sunnah yang dijalankan, diharapkan para jemaah dapat kembali ke daerah asal sebagai haji yang mabrur serta membawa pengalaman spiritual yang berharga bagi keluarga dan masyarakat.