Pemkab PPU Pastikan Kerja Sama UGM dalam Pengembangan Potensi Desa Terus Berjalan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Asisten I Setkab PPU, Nicko Herlambang. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Asisten I Setkab PPU, Nicko Herlambang. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemkab PPU Pastikan Kerja Sama UGM dalam Pengembangan Potensi Desa Terus Berjalan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Asisten I Setkab PPU, Nicko Herlambang. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Asisten I Setkab PPU, Nicko Herlambang. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemkab PPU Pastikan Kerja Sama UGM dalam Pengembangan Potensi Desa Terus Berjalan

Asisten I Setkab PPU, Nicko Herlambang. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) memastikan kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dalam mengembangkan potensi desa terus berjalan. 

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) PPU, Nicko Herlambang mengatakan, pemerintah daerah menjalin kerja sama dalam menjalankan program Sekolah Inovasi Desa. 

Sekolah Inovasi Desa ini telah berjalan di 30 desa yang ada di Benuo Taka baik dalam bentuk inovasi pelayanan publik maupun pengembangan sumber daya lokal. 

“Desa mendapatkan pendampingan dan bimbingan dari UGM terkait dengan inovasi pelayanan publik maupun pemanfaatan potensi lokal agar menjadi sumber ekonomi baru,” kata Nicko, Rabu (3/6/2026). 

Nicko mengungkapkan, pengembangan benih padi unggul varietas Gamagora-7 saat ini sedang dalam proses pengembangan di wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam. Selain itu, pemerintah desa di bawah bimbingan UGM juga mengembangan budidaya ayam mahar dan ayam layer melalui program Sekolah Inovasi Desa. 

“Pengembangan sektor pertanian dan perikanan juga sudah mulai berjalan,” terangnya. 

Ia menekankan, pengembangan sektor pertanian dan peternakan dinilai dapat memperkuat ketahanan pangan, membuka peluang usaha bagi masyarakat desa serta mewujudkan desa mandiri. 

“Saat ini juga ada desa yang mengembangkan produk turunan aren. Karena ada beberapa desa di PPU memiliki potensi aren yang dapat dikembangkan,” pungkasnya.