Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin
BALIKPAPAN - Komisi IV DPRD Balikpapan menyoroti kesiapan daya tampung sekolah dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Wakil rakyat dari parlementeria berharap seluruh calon peserta didik dapat terakomodasi sesuai jenjang pendidikan yang dituju tanpa kendala kuota.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali menyampaikan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan transparan serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh siswa.
"SPMB, kami dari Komisi IV selalu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk melihat kesiapan penerimaan siswa baru tahun ini. Harapan kita, transfer data itu berjalan dan memberikan peluang kepada anak didik untuk memilih sekolah sesuai yang mereka harapkan, serta bisa bersaing secara transparan," ucap Gasali, Kamis (4/6/2026).
Meski demikian, ia mengaku pembahasan terkait daya tampung sekolah secara teknis belum dilakukan secara mendalam. Pihaknya dijadwalkan akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Disdikbud dalam waktu dekat.
"Daya tampung belum kami koordinasikan. Dalam minggu ini baru kami akan RDP dengan Dinas Pendidikan," katanya.
Ia menegaskan, Komisi IV mendorong agar seluruh anak usia sekolah, baik di jenjang SD maupun SMP, termasuk lulusan SMP yang akan melanjutkan ke SMA, dapat tertampung dengan baik di sekolah negeri maupun swasta.
"Harapan kita semua anak didik yang sesuai jenjangnya bisa terakomodir semua," tambahnya.
Terkait rencana penerapan syarat ijazah PAUD sebagai salah satu ketentuan masuk sekolah di masa mendatang, Gasali menilai kebijakan tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat yang wajib diikuti daerah.
Namun, ia menekankan pentingnya kesiapan fasilitas pendidikan di daerah. Tapi salah satu langkah yang perlu diperkuat adalah penambahan lembaga pendidikan usia dini, termasuk rencana pembangunan TK negeri di setiap kecamatan di Balikpapan.
"Itu kebijakan pusat, dan daerah pasti menjalankan. Kami di Komisi IV mendukung, bahkan berharap ke depan ada TK negeri di setiap kecamatan untuk menunjang program 13 tahun pendidikan," ujarnya.
Komisi IV DPRD Balikpapan memastikan akan terus bersinergi dengan Disdikbud dalam mengawal pelaksanaan SPMB agar berjalan lebih merata, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan akses pendidikan masyarakat.
"Komisi IV DPRD Balikpapan akan terus mendukung dan bersinergi dengan Dinas Pendidikan dalam memastikan pelaksanaan SPMB berjalan transparan, merata, dan seluruh anak usia sekolah dapat terakomodasi sesuai jenjang pendidikannya," pungkasnya.


