Kapolda Kaltim Soroti Konten Medsos Tak Akurat, Masyarakat Diminta Bijak Menyaring Informasi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kapolda Kaltim Soroti Konten Medsos Tak Akurat, Masyarakat Diminta Bijak Menyaring Informasi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kapolda Kaltim Soroti Konten Medsos Tak Akurat, Masyarakat Diminta Bijak Menyaring Informasi 

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Reporter: Herdiansyah l Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA - Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, menyoroti maraknya aktivitas di media sosial yang menyajikan informasi tanpa didukung data yang akurat.

Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar berpotensi memperkeruh situasi di ruang digital dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Kita memiliki tim siber yang menangani persoalan-persoalan seperti itu," katanya. 

Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas digital yang berpotensi menyesatkan publik.

Mereka juga meminta pihak-pihak yang sengaja membuat konten tanpa dasar fakta yang jelas untuk menghentikan tindakan tersebut.

"Tapi saya minta bagi orang-orang yang seperti itu, stop. Hilangkan niat membuat konten-konten yang memperkeruh publik digital," tegasnya.

Selain mengingatkan para pembuat konten, Kapolda juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya melakukan verifikasi sebelum mempercayai atau membagikan suatu informasi.

"Masyarakat juga harus bisa bijak dalam menelan informasi dengan mengedepankan verifikasi," tambahnya.

Kapolda berharap ruang digital dapat menjadi sarana yang sehat untuk bertukar informasi, bukan menjadi wadah penyebaran kabar yang belum tentu kebenarannya.