Wabup PPU Minta SPPG Data Siswa yang Memiliki Riwayat Alergi Makanan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Wabup PPU Minta SPPG Data Siswa yang Memiliki Riwayat Alergi Makanan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Wabup PPU Minta SPPG Data Siswa yang Memiliki Riwayat Alergi Makanan

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

PENAJAM - Wakil Bupati (Wabup) Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin mengingatkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Benuo Taka untuk mendata siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki riwayat alergi terhadap makanan tertentu. 

“Setiap SPPG harus mendeteksi apakah ada siswa yang memiliki riwayat alergi dengan makanan tertentu atau tidak. Hal tersebut sangat penting demi penyesuaian menu makanan yang disajikan,” kata Waris Muin, Kamis (4/6/2026). 

Waris Muin menekankan, SPPG harus intens koordinasi dengan pihak sekolah terkait dengan pendataan terhadap siswa yang memiliki alergi terhadap makanan tertentu. 

Kerja sama sekolah dengan SPPG perlu dilakukan agar nantinya memiliki data akurat mengenai siswa yang alergi dengan jenis makanan tertentu. 

“Siswa yang memiliki alergi dengan jenis makanan tertentu harus didata dengan baik, supaya nantinya SPPG dapat menyesuaikan menu yang didistribusikan. Karena, MBG yang disajikan harus aman dan tidak menimbulkan gangguan terhadap kesehatan,” terangnya. 

Ia menyatakan, pemerintah daerah terus melakukan pengawasan terhadap pengolahan dan pendistribusian MBG di setiap SPPG. Pengawasan tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam menyukseskan program MBG. 

“Kita lakukan inspeksi secara berkala di setiap SPPG untuk memastikan makanan yang disajikan aman dikonsumsi oleh siswa,” pungkasnya.