Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Buniyamin
BONTANG – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih tiga penghargaan pada ajang TOP CSR Awards 2026.
Penghargaan tersebut meliputi TOP CSR Awards 2026 predikat Star 5, Medali Platinum, serta TOP Leader on CSR Commitment 2026 yang diberikan kepada Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal.
Predikat Star 5 merupakan tingkat penilaian tertinggi dalam TOP CSR Awards yang diberikan kepada perusahaan dengan sistem, kebijakan dan implementasi program tanggung jawab sosial yang dinilai sangat unggul serta layak menjadi rujukan bagi perusahaan lain.
Sementara Medali Platinum diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pupuk Kaltim mempertahankan predikat Star 5 secara konsisten selama beberapa tahun terakhir.
Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara konsisten, terukur dan berkelanjutan.
“Bagi Pupuk Kaltim, TJSL bukan sekadar kewajiban perusahaan, tetapi menjadi bagian integral dari strategi keberlanjutan untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan dan perusahaan secara bersama,” ujar Anggono usai menerima penghargaan di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Menurut dia, berbagai program TJSL Pupuk Kaltim difokuskan pada penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM, pengelolaan lingkungan, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Seluruh program tersebut diselaraskan dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), ISO 26000 Social Responsibility, serta pendekatan Creating Shared Value (CSV).
“Inisiatif program dirancang dengan pendekatan jangka panjang dan berbasis kebutuhan masyarakat. Tujuannya bukan hanya menyelesaikan persoalan sosial yang ada, tetapi juga menciptakan kemandirian dan keberlanjutan bagi para penerima manfaat,” katanya.
Salah satu program unggulan yang dijalankan perusahaan adalah Koperasi Bina Sukses Bontang yang berfokus pada penguatan kapasitas UMKM lokal.
Program tersebut membuka akses promosi, memperluas jejaring kemitraan, serta meningkatkan pemasaran produk pelaku usaha binaan.
Hingga 2025, kapasitas produksi UMKM binaan mencapai 468 meter kubik (CBM) per kontainer, dengan produk yang telah dipasarkan ke 12 negara tujuan ekspor.
Di bidang pemberdayaan perempuan, Pupuk Kaltim menjalankan Program PKT Serasi yang mendorong pengembangan produk olahan bernilai tambah ekonomi.
Program tersebut bertujuan memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan masyarakat.
Selain itu, terdapat Program Cendawan Juara yang memberdayakan ibu rumah tangga, lansia dan pensiunan melalui budidaya jamur.
Program ini dinilai mampu membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Pada sektor kesehatan, Pupuk Kaltim secara konsisten menjalankan Program PEGALDAS yang berfokus pada pencegahan dan penanganan stunting melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang.
Sementara di bidang pendidikan, perusahaan memberikan beasiswa melalui Program Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan (PKTPP) bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di Kota Bontang.
“Melalui program beasiswa ini, kami berupaya memperluas akses pendidikan untuk menciptakan generasi muda yang lebih kompetitif dan berdaya saing,” ujar Anggono.
Komitmen sosial perusahaan juga diwujudkan melalui program Employee Volunteering Initiation (Evolution), yang menjadi wadah bagi karyawan untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Di sisi tata kelola perusahaan, Pupuk Kaltim mencatat skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 89,37 dan meraih predikat The Most Trusted Company pada ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2025.
Sementara pada aspek lingkungan, perusahaan berhasil mempertahankan penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup selama sembilan tahun berturut-turut, sejak 2017 hingga 2025.
Anggono menegaskan, Pupuk Kaltim akan terus memperkuat kolaborasi dan inovasi program pemberdayaan agar memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus memastikan pertumbuhan bisnis berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan.
“Komitmen ini akan terus kami perkuat agar perusahaan dapat tumbuh sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan, masyarakat, dan lingkungan,” pungkasnya.


