Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Bambang Irawan
BONTANG – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat kemampuan fiskal Kota Bontang.
Untuk itu, DPRD Kota Bontang mendorong pemerintah daerah agar terus mengoptimalkan potensi retribusi yang dimiliki.
Anggota Komisi C DPRD Kota Bontang, Bonnie Sukardi mengatakan peningkatan PAD perlu menjadi perhatian bersama mengingat ketergantungan daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat masih cukup besar.
Menurutnya, daerah harus mampu memaksimalkan sumber pendapatan yang menjadi kewenangannya agar pembangunan dapat berjalan lebih mandiri dan berkelanjutan.
Dia mengatakan optimalisasi retribusi tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat kapasitas keuangan daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan.
“Semakin besar PAD yang dimiliki daerah, maka semakin luas pula ruang fiskal pemerintah untuk membiayai kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat,” kata Bonnie, Jumat (5/6/2026).
Ia menilai keberhasilan sejumlah daerah di Kalimantan Timur dalam mempercepat pembangunan tidak lepas dari kemampuan mereka meningkatkan PAD. Kondisi tersebut dapat menjadi contoh bagi Bontang untuk terus menggali dan mengelola potensi pendapatan yang tersedia secara optimal.
Selain itu, Bonnie mengapresiasi langkah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang terus berupaya meningkatkan efektivitas pemungutan retribusi sesuai aturan yang berlaku. Namun, ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait manfaat pajak dan retribusi bagi pembangunan daerah. (Adv)



