Antisipasi Krisis Air saat Kemarau, Distan PPU Siapkan Puluhan Unit Mesin Pompa

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Hamparan tanaman padi di Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Hamparan tanaman padi di Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Antisipasi Krisis Air saat Kemarau, Distan PPU Siapkan Puluhan Unit Mesin Pompa

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Hamparan tanaman padi di Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Hamparan tanaman padi di Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Antisipasi Krisis Air saat Kemarau, Distan PPU Siapkan Puluhan Unit Mesin Pompa

Hamparan tanaman padi di Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan puluhan unit mesin pompa air untuk mengantisipasi krisis lahan pertanian di musim kemarau 2026. 

Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa musim kemarau bakal mulai April dan puncak kemarau Juli- Agustus 2026. 

Kepala Distan PPU, Rozihan Asward mengatakan lahan pertanian di Benuo Taka telah memulai proses penanaman padi pada April hingga Mei 2026.

Lahan pertanian di Benuo Taka hanya mengandalkan sistem pengairan tadah hujan sangat rentan terdampak kekeringan di musim kemarau. 

Untuk itu, Distan PPU telah melakukan langkah antisipasi krisis air lahan pertanian dengan menyiapkan puluhan unit mesin pompa air. 

“Kami sudah menyiapkan mesin pompa air untuk mengantisipasi kekeringan pada lahan pertanian,” kata Rozihan, Sabtu (6/6/2026). 

Selain menyiapkan mesin pompa air, Distan PPU sejak awal telah mengantisipasi dengan menginstruksikan petani untuk menanam benih padi dengan varietas tahan terhadap kekeringan dan kadar asan tanah tinggi. 

“Dari awal kami sudah melakukan mitigasi dengan melakukan percepatan tanam, sehingga memasuki puncak kemarau di bulan Agustus, sudah ada yang panen,” terangnya. 

Rozihan menekankan, memasuki musim kemarau 2026, kondisi tanaman padi di Benuo Taka masih relatif aman. Sebab di wilayah tersebut masih kerap kali diguyur hujan sehingga kebutuhan air lahan pertanian masih relatif mencukupi. 

“Sekarang sudah masuk kemarau, tetapi kita di Kalimantan masih turun hujan. Meskipun ada potensi gagal panen di musim kemarau ini, tetapi tidak terlalu signifikan,” pungkasnya.