Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin: Integritas, Moralitas, dan Kompetensi Menjadi Modal Utama Profesi Wartawan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin memberikan sambutan saat kegiatan Konferkab PWI Paser 2026. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)
Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin memberikan sambutan saat kegiatan Konferkab PWI Paser 2026. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin: Integritas, Moralitas, dan Kompetensi Menjadi Modal Utama Profesi Wartawan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin memberikan sambutan saat kegiatan Konferkab PWI Paser 2026. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)
Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin memberikan sambutan saat kegiatan Konferkab PWI Paser 2026. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin: Integritas, Moralitas, dan Kompetensi Menjadi Modal Utama Profesi Wartawan 

Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin memberikan sambutan saat kegiatan Konferkab PWI Paser 2026. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)

Reporter: Muhammad Luthfi | Editor: Bambang Irawan 

TANA PASER - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Abdurrahman Amin menekankan pentingnya menjaga integritas, moralitas, dan kompetensi wartawan.

Hal itu disampaikan Abdurrahman Amin saat pembukaan pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) VI Paser yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Tanah Grogot, Minggu (7/6/2026).

Abdurrahman Amin mengatakan, dalam pelaksanaan Konferkab PWI Paser semua diseleksi. Baik itu calon ketua maupun para peserta yang didasari kartu keanggotaan dan tingkatan kompetensinya.

“Dua kandidat calon Ketua PWI Paser sudah memiliki kompetensi madya dan status keanggotaan di PWI Paser,” kata Abdurahman Amin yang akrab disapa Rahman.

Dalam kesempatan itu, Rahman berpesan, agar para wartawan tetap menjaga solidaritas antara anggota PWI Paser menjadi modal utama untuk memajukan organisasi ini.

Solidaritas yang baik akan membuat kepengurusan melahirkan program yang baik dan memberikan dampak positif yang dirasakan langsung para anggota PWI Paser.

Disamping itu, Rahman juga menekankan soal profesionalisme wartawan yang notabene mengandung unsur integritas, moralitas, dan juga kompetensi wartawan.

“PWI mengharuskan para anggota untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan UKW). Profesionalisme merupakan modal utama wartawan,” ucap Rahman.

Rahman juga berpesan kepada kedua kandidat, ditengah upaya dan usaha yang sudah maksimal, harus menyisakan ruang di dalam hati untuk keikhlasan untuk menerima hasil pemilihan.

“Siapapun yang terpilih adalah kader terbaik PWI Paser. Pihak yang kalah harus menerima dengan ikhlas. Masih ada kesempatan lain, tetap semangat dan terus berkarya,” ucapnya mengakhiri.