Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin
TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau dipercaya menjadi tuan rumah Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 se provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Momentum ini tak hanya menjadi kebanggaan bagi daerah, tetapi juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Berau untuk mengangkat potensi ekonomi lokal.
Melalui bazar UMKM, produk-produk unggulan khas Bumi Batiwakkal akan diperkenalkan kepada ribuan tamu, peserta dan delegasi dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim).
Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau memastikan keterlibatannya dalam menyukseskan agenda tersebut melalui penyelenggaraan bazar UMKM yang akan menampilkan beragam produk khas Bumi Batiwakkal.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengatakan telah melakukan koordinasi dengan panitia pelaksana dan siap mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan Harganas.
“Pada prinsipnya kami siap mendukung pelaksanaan Harganas. Salah satu bentuk dukungan kami adalah menghadirkan bazar UMKM sebagai ruang promosi bagi produk-produk unggulan Berau,” ujarnya.
Menurut Eva, jumlah pelaku UMKM yang dilibatkan masih disesuaikan dengan kapasitas lokasi kegiatan. Apabila arena yang disediakan cukup luas, maka Diskoperindag menargetkan mampu menghadirkan sekitar 40 hingga 50 pelaku UMKM.
“Kalau areanya memungkinkan, kami ingin menghadirkan lebih banyak UMKM. Namun kalau kapasitasnya terbatas, tentu akan kami sesuaikan tanpa mengurangi kualitas produk yang ditampilkan,” jelasnya.
Ia menuturkan, peserta bazar diprioritaskan berasal dari kecamatan yang selama ini aktif mengikuti program pembinaan Diskoperindag, seperti Tanjung Redeb, Sambaliung dan Gunung Tabur.
Lebih dari sekadar berjualan, bazar tersebut diharapkan menjadi etalase produk khas Berau yang mampu menarik perhatian para peserta dan tamu Harganas dari berbagai wilayah Indonesia.
Eva menegaskan pihaknya akan mengutamakan produk-produk yang mencerminkan identitas daerah. Selain aneka kerajinan tangan, berbagai kuliner khas Berau juga akan menjadi daya tarik utama.
“Ini kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan cita rasa dan produk unggulan Berau kepada tamu dari luar daerah. Kami ingin mereka pulang membawa kesan bahwa Berau memiliki UMKM yang kreatif, berkualitas, dan layak bersaing,” katanya.
Diskoperindag optimistis kehadiran bazar UMKM pada Harganas ke-33 tidak hanya akan meningkatkan penjualan pelaku usaha selama kegiatan berlangsung, tetapi juga membuka peluang kerja sama bisnis, memperluas pasar hingga memperkuat promosi produk lokal di tingkat provinsi.
Dengan ribuan peserta yang diperkirakan hadir selama penyelenggaraan Harganas, momentum ini dinilai menjadi kesempatan strategis bagi UMKM Berau untuk naik kelas sekaligus memperkuat citra daerah sebagai destinasi yang kaya akan produk kreatif dan kuliner khas. (Adv)



