Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin
TANJUNG REDEB – Transformasi digital di Kabupaten Berau memasuki babak baru. Teknologi jaringan seluler 5G mulai hadir dan diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas layanan internet yang dibutuhkan masyarakat di berbagai sektor.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, mengatakan kehadiran jaringan generasi kelima tersebut menjadi langkah penting dalam menjawab tuntutan era digital yang membutuhkan koneksi internet lebih cepat, stabil dan responsif.
Menurutnya, masyarakat sudah mulai merasakan hadirnya layanan 5G di beberapa lokasi tertentu. Namun, pihaknya berharap teknologi yang tersedia benar-benar mampu memberikan performa optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata.
Saat ini, cakupan jaringan 5G di Berau masih berada di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan rumah sakit dan beberapa area vital lainnya. Meski demikian, pemerintah daerah menaruh harapan besar agar perluasan jaringan dapat segera dilakukan hingga mencakup wilayah perkotaan secara menyeluruh.
Diskominfo juga terus mendorong perusahaan penyedia layanan telekomunikasi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung agar akses internet berkecepatan tinggi semakin mudah dijangkau masyarakat.
Didi menegaskan, kebutuhan internet saat ini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas sehari-hari. Keberadaan jaringan yang cepat dan stabil telah menjadi kebutuhan utama yang menunjang berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi digital, hingga pelayanan publik.
Selain menawarkan kecepatan transfer data yang jauh lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya, teknologi 5G juga dinilai memiliki kualitas koneksi yang lebih stabil.
“Kapasitas jaringan yang lebih besar memungkinkan pengguna menikmati layanan internet dengan gangguan yang lebih minim dan waktu respons yang lebih cepat,” ucapnya.
Untuk memastikan pengembangan jaringan berjalan efektif, Diskominfo Berau berencana melakukan pemetaan dan pendataan bersama tim teknis terkait titik-titik yang telah terjangkau layanan 5G.
Pendataan tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun strategi perluasan jaringan agar manfaat teknologi terbaru itu dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat di Bumi Batiwakkal.
“Internet cepat sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Karena itu kami berharap para provider dapat mempercepat pengembangan jaringan 5G, khususnya di kawasan perkotaan dan wilayah yang memiliki aktivitas digital tinggi,” ujar Didi. (Adv)



